Terbongkar! Pemerasan Pengurus Ponpes Di Batu Oleh Oknum Wartawan dan PPA Berkaitan Dengan Kasus Pencabulan Anak

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Konferensi pers Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana pemerasan oknum wartawan dan PPA kota Batu oleh Kepolisian Resor Batu

Ket foto. Konferensi pers Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana pemerasan oknum wartawan dan PPA kota Batu oleh Kepolisian Resor Batu

 

KOTA BATU pendoposatu.id – Polres Batu mengungkap dua kasus besar yang menggemparkan, pencabulan anak di bawah umur di sebuah pondok pesantren dan Ott pelaku pemerasan terhadap pengurus pondok pesantren tersebut. Kapolres Batu, AKBP Andy Yudha Pranata, menyatakan kedua kasus ini saling berkaitan.

“Jadi hari ini saya akan menyampaikan dua Informasi, pertama adalah kasus terkait adanya dugaan tidak pidana pencabulan terhadap dua anak yang berstatus sebagai santri, dan yang kedua adalah masih berkaitan dengan hal tersebut, yaitu peristiwa penangkapan secara tangkap tangan oleh polres batu terhadap beberapa pelaku pemerasan,” terang Andy saat press release di depan Mapolres Batu pada Selasa (18/02/2025) siang.

Berkaitan dengan ungkap kasus tindak pidana pencabulan yang dialami dua anak dibawah umur, Kapolres Batu mengatakan jika saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada tersangka yang ditetapkan.

“Tindak lanjut yang sudah dilakukan oleh Polres batu, penanganan kasus ini berstatus masih dalam tahap penyelidikan karena ingin memastikan apakah calon terduga tersangka ini nanti betul-betul kita pastikan benar adanya, saya pastikan bahwa penyelidikan ini masih terus berjalan,” jelas Andy.

Kasus pencabulan anak dibawah umur disalah satu pondok pesantren di kota Batu tersebut, yang menghebohkan tersebut, menjadi perhatian serius dari berbagai pihak dan Polres Batu berjanji memprioritaskan kasus extraordinary crimes.

“Kita semua turut prihatin supaya penegakan hukum terhadap perempuan dan anak, terutama anak-anak dimanapun mereka berada, baik yang mungkin ada di rumah maupun boarding school atau sejenis tersebut, bilamana terjadi pelanggaran tidak pidana, maka kita akan prioritaskan,” tegas Andy.

“Mohon maaf untuk fakta yang pertama karena masih tahap penyidikan, kami tegaskan lagi materi belum bisa disampaikan. Namun kami sampaikan proses masih berlanjut dalam rangka penegakan terhadap dua anak korban pelecehan, dan juga pelecehan di salah satu pondok yang ada di Kota Batu ini masih proses berlanjut,” lanjutnya.

Baca Juga :  Perumda Tirta Kanjuruhan Luncurkan Zona Air Minum Prima, Air Keran Siap Minum Mulai Hadir di Kabupaten Malang

Kapolres Batu juga mengatakan, Polisi akan tetap melakukan percepatan dengan melengkapi dokumen yang dibutuhkan, sehingga bisa melakukan penegakan hukum secara profesional, proporsional dan transparan, sehingga tidak menjadi friksi-friksi yang muncul.

“Yang menjadi kendala kemarin adalah faktor eksternal dari Kota Batu, ada dokumen-dokumen yang harus kami dapatkan dulu sehingga tidak boleh menarik kesimpulan terlalu cepat untuk bisa naik ke tahap sidik,” bebernya.

Selain itu, Polres Batu juga mengungkap kasus yang berkaitan dengan dugaan pencabulan santri yakni kasus pemerasan pengurus Ponpes yang dilakukan oleh oknum wartawan berinisial YLA (40) dan FDY (51) oknum P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kota Batu yang berhasil diamankan dalam Ott disalah satu Cafe di Beji (12/02).

Modusnya kedua pelaku pemerasan, meminta pihak pondok yang tersangkut kasus asusila untuk menyiapkan uang untuk menutup kasus tersebut dengan memanfaatkan peristiwa yang sedang berlangsung berkaitan dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Batu.

“Jadi modus operandinya adalah menankut-nakuti untuk mendapatkan sejumlah keuntungan, berupa uang ya dalam hal ini dan itu sudah dalam proses penyerahan pada saat dilakukan OTT,” tandasnya.

“Selanjutnya, di tanggal 11 Februari 2025 mendapatkan respon balik dari pihak Pondok untuk menyiapkan uang sebesar Rp340 juta dengan cara dua termin. Termin yang pertama Rp 150 juta, kemudian nanti dijanjikan sisanya 5 hari kemudian,” ujar Andy.

“Dalam proses tanggal 12 Februari 2025, kami berhasil mengamankan di salah satu cafe, yaitu saudara YLA dan saudara FDY Setelah menerima uang dari Pondok yang diberikan di TKP di salah satu Resto yang terletak di Desa Beji kecamatan Junrejo,” tandas Kapolres Batu AKBP Andy Yuda Pratama.

Baca Juga :  HUT NasDem ke-14 Digelar Serentak, Surya Paloh Tegaskan Solidaritas Kader untuk Gerakan Perubahan

Dalam OTT tersebut Polres Batu berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 150 juta, satu kendaraan matic roda dua dan ponsel para pelaku, atas perbuatanya pelaku bakal dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal paling lama 9 tahun.

Penulis : Agus

Editor : Nes

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB