Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Amarta Faza, Ketua Komisi I DPRD kabupaten Malang Fraksi Partai Nasdem

Ket foto. Amarta Faza, Ketua Komisi I DPRD kabupaten Malang Fraksi Partai Nasdem

 

MALANG, pendoposatu.id — Komisi I DPRD Kabupaten Malang melontarkan peringatan keras kepada Panitia Seleksi (Pansel) Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) agar tidak bermain-main dalam proses seleksi pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Seluruh tahapan diminta dijalankan secara objektif, transparan, dan akuntabel, tanpa ruang sedikit pun bagi praktik titipan maupun transaksi jabatan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan, kritik, dan kecurigaan publik yang muncul terkait pelaksanaan Selter JPTP. Pernyataan itu disampaikan saat dihubungi pendoposatu.id, Selasa (3/2/2026).

“Saya tegaskan, seleksi terbuka JPT Pratama tidak boleh main-main. Ini bukan agenda internal biasa, tapi agenda publik. Jika ada indikasi penyimpangan, kami di Komisi I akan bertindak dan menindaklanjuti secara serius,” tegas Amarta Faza.

Sebagai komisi yang bermitra dengan BKAD serta membidangi urusan pemerintahan dan kepegawaian, Komisi I DPRD Kabupaten Malang menekankan bahwa proses seleksi harus bersih dari intervensi kepentingan politik maupun praktik non-prosedural. Menurut Amarta, kritik dan kecurigaan publik adalah bentuk kontrol demokratis yang sah dan tidak boleh diabaikan oleh Pansel.

“Kritik publik bukan gangguan, tetapi alarm. Kalau prosesnya benar, tidak perlu alergi terhadap pengawasan,” ujarnya lugas.

Politisi Partai NasDem itu juga secara tegas mendorong Pansel membuka seluruh mekanisme penilaian kepada publik, mulai dari bobot asesmen, uji kompetensi, penelusuran rekam jejak, hingga dasar penetapan hasil akhir seleksi.

“Pansel wajib menjelaskan secara terbuka: bagaimana penilaiannya, berapa bobotnya, dan apa dasar objektif penetapan hasil akhir. Transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik dan legitimasi pejabat terpilih,” kata Amarta.

Ia menegaskan, Seleksi Terbuka JPT Pratama menyangkut langsung kualitas tata kelola pemerintahan daerah. Jika prosesnya cacat, maka dampaknya akan dirasakan masyarakat luas.

Baca Juga :  Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Apel Akbar Depan Alun-alun Tugu Malang

Untuk itu, Komisi I DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal dan mengawasi Selter JPTP secara ketat, melalui rapat-rapat kerja dengan BKAD serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan maupun informasi terkait rekam jejak calon pejabat.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat. Setiap informasi akan kami cermati. Profesionalisme ASN dan reformasi birokrasi harus diwujudkan, bukan sekadar jargon,” pungkasnya.(NES)

Penulis : nes

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru