Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Pemkab Malang Prasetyani Arum Anggorowati (tengah) bersama Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D. (kiri) dan Kepala DTPHP Kabupaten Malang Avicenna M. Saniputera (kanan) saat peresmian Kampus III Fakultas Pertanian UNITRI di Agro Edupark Wagir (Foto: Agus pendoposatu.id)

Asisten II Pemkab Malang Prasetyani Arum Anggorowati (tengah) bersama Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D. (kiri) dan Kepala DTPHP Kabupaten Malang Avicenna M. Saniputera (kanan) saat peresmian Kampus III Fakultas Pertanian UNITRI di Agro Edupark Wagir (Foto: Agus pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id – Suasana Desa Dalisodo dan Desa Jedong di Kecamatan Wagir kini tampil beda. Kehadiran Kampus III Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) resmi membawa aktivitas ekonomi baru di kawasan pedesaan tersebut.

Sebanyak 480 mahasiswa dari program studi Agribisnis, Agroteknologi, dan Peternakan kini mulai aktif berkuliah di kawasan Agro Edupark seluas 13 hektare sejak peresmiannya pada Rabu (16 September 2026).

Geliat Ekonomi Baru dari Hunian hingga Usaha Kuliner

Dampak keberadaan kampus baru ini langsung dirasakan oleh warga sekitar. Sekitar 80 persen mahasiswa Fakultas Pertanian kini telah berdomisili dan menetap di Desa Jedong dan Dalisodo.

Selain memanfaatkan fasilitas rusunawa kampus bagi mahasiswi, kebutuhan hunian mahasiswa laki-laki dikolaborasikan langsung dengan rumah-rumah warga desa sekitar.

Aktivitas ratusan mahasiswa dan dosen ini secara otomatis memutar roda ekonomi lokal, mulai dari munculnya usaha indekos, warung makan, hingga penyediaan kebutuhan harian masyarakat.

Tak hanya itu, warga desa juga diberi kesempatan menjadi tenant untuk menjual produk olahan pertanian dan peternakan di area Agro Edupark.

Lahan 13 Hektare Jadi ‘Laboratorium Hidup’ Warga dan Kampus

Kehadiran Kampus III UNITRI Wagir tidak menempatkan warga hanya sebagai penonton. Lewat konsep pertanian integratif, warga diajak mengelola lahan bersama civitas akademika.

UNITRI menerapkan terobosan program “satu dosen satu lahan”. Dalam program ini, setiap dosen bertanggung jawab mendampingi satu petak lahan praktik bersama mahasiswa dan petani setempat.

Sinergi ini makin kuat lewat keterlibatan PT Petrokimia Gresik yang menjadikan Desa Jedong dan Dalisodo sebagai desa binaan. Pendampingan mencakup pemupukan berimbang, perbaikan kualitas tanah, hingga penerapan teknologi ramah lingkungan.

Kepada awak media yang hadir, Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., menjelaskan bahwa tujuan utama integrasi ini adalah mendorong kemandirian ekonomi warga melalui model ekonomi sirkuler.

“Kami ingin riset dosen dan mahasiswa langsung dirasakan masyarakat. Inovasi agribisnis harus bisa menghidupkan ekonomi desa,” ujar Prof. Dodi.

Kemitraan Strategis Pemkab Malang dan Akademisi

Langkah UNITRI memboyong aktivitas akademiknya ke kawasan pedesaan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Malang.

Asisten II Pemkab Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, yang hadir mewakili Bupati Malang bersama Kepala DTPHP Avicenna M. Saniputera, meresmikan kampus tersebut lewat penandatanganan prasasti.

Pemkab Malang menilai model kampus terpadu ini dapat menjadi contoh pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang terhubung langsung dengan potensi nyata daerah.

Bagi UNITRI, tolok ukur keberhasilan Kampus III di Wagir sangat sederhana: adanya peningkatan produktivitas petani, bertambahnya kompetensi mahasiswa, serta naiknya pendapatan masyarakat desa. (Gus)

Berita Terkait

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis
Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan
UPT Bapenda Jatim Wilayah Pasuruan Jemput Bola Sosialisasi Pemutihan Pajak Bermotor
Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah
Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba
Identifikasi Tanah Sengketa Oleh BPN di Prasasti Cunggrang Bulusari Menuai Kericuhan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Senin, 2 November 2026 - 13:06 WIB

Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polres Pasuruan Berhasil Tangkap 4 Tersangka Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba

Berita Terbaru

Normalisasi Sungai Agir Kecamatan Wagir kabupaten Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:28 WIB

You cannot copy content of this page