Capaian Program Bongkar Ratoon di Kabupaten Malang Tembus 93 Persen

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Ir. Avicenna M. Saniputera, M.T., M.H.

Ket foto. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Ir. Avicenna M. Saniputera, M.T., M.H.

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id  – Program Bongkar Ratoon–Tumbuh yang dilaksanakan Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Malang menunjukkan progres signifikan. Kepala Dinas Tanaman Pangan,

Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Ir. Avicenna M. Saniputera, M.T., M.H., menyampaikan bahwa realisasi program hingga akhir November telah mencapai hampir 93 persen.

“Kabupaten Malang telah menyerap 1.277 hektare untuk CPCL, dengan realisasi sekitar 1.100 hektare. Ini berarti capaian kita sudah hampir 93 persen. Insya Allah pertengahan Desember bisa 100 persen,” ujarnya dalam rapat sosialisasi progres program bersama Direktur Hilirisasi Kementerian Pertanian RI, di Pendopo Agung, Rabu (3/12/2025).

Program yang semula memiliki kuota 15.000 hektare kemudian disesuaikan menjadi 7.500 hektare karena terbatasnya waktu tanam. Meski demikian, Kabupaten Malang mencatat progres tercepat di wilayahnya.

Avicenna juga mengungkap adanya peluang tambahan kuota sekitar 1.500 hektare. Saat ini Pemkab Malang tengah menjajaki lokasi potensial untuk penanaman tebu baru.

“Kita mencari lahan-lahan marginal, termasuk lahan kering, agar tidak menimbulkan konflik dengan tanaman pangan di lahan irigasi. Lokasi-lokasi ini akan menjadi calon perluasan areal tanam,” jelasnya.

Keterbatasan Waktu Tanam, Sebagian Target Akan Bergeser dan keterbatasan waktu tanam menjadi tantangan utama dalam penyelesaian target besar program.

“Waktu tanam tebu sangat terbatas. Bongkar pertama bulan November harus selesai, sementara program baru diluncurkan pada September–Oktober. Jadi waktu efektif hanya 30–40 hari,” terangnya.

Karena faktor ini, sebagian dari target besar 15.000 hektare diperkirakan akan dilanjutkan pada tahun 2026.

“Kami harapkan sisanya dapat diambil pada tahun 2026,” tambahnya.

Rincian Capaian di Lapangan dimana Kuota CPCL: 1.277 hektare dengan dealisasi hingga 30 November: ± 1.100 hektare dengan Capaian: 93 %, target penyelesaian: pertengahan Desember 2025 dan proyeksi capaian akhir: 1.200 hektare (100%)

“Dengan waktu tinggal 45 hari sejak Oktober, bisa mencapai seribu hektare lebih itu sudah sangat bagus,” kata Avicenna.

Program Bongkar Ratoon di Kabupaten Malang menjadi salah satu yang paling progresif, didukung persiapan lahan marginal sebagai perluasan dan komitmen penyelesaian target hingga akhir tahun. Program ini diharapkan memperkuat produksi tebu dan hilirisasi pertanian di Kabupaten Malang.

Penulis : nes

Berita Terkait

Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis
Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terbaru

Surat pernyataan Anton Apriansah secara tertulis (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:22 WIB

You cannot copy content of this page