MALANG, pendoposatu.id – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jatim sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri, S.H.I serap aspirasi strategis di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Pada kesempatan kali ini dalam sambutan vidio, Saifudin mengatakan bahwa karena kesibukan dan berbarengan dengan agenda acara yang sama tidak bisa hadir.
“Mohon maaf sebesarnya saya tidak bisa hadir dalam acara reses di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis, karena ada acara yang harus saya hadiri maka saya meminta tolong yang mewakili bisa mencatat aspirasi warga masyarakat” katanya dalam vidio sambutan yang diputar pada kegiatan reses.
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jatim, Saifudin Zuhri, S.H.I menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Malang terkait sosialisasi “Pendidikan Berkarakter: Kunci Membangun Generasi Emas” dalam kegiatan reses kali ini.
Kali ini dalam reses Saifudin Zuhri, S.H.I yang mewakili adalah Prasetyo Marhen, S.H. selaku Tenaga Ahli (TA) Pendopo Aspirasi dari anggota DPR RI, Dr.Ahmad Basarah, S.H, M.H. Dalam sambutannya Prasetyo mengatakan pada acara reses kali ini untuk mengawali pendidikan karakter maka kita harus sinergi dengan pemerintah.
“Pendidikan diawali dari keluarga, sekolah dan lingkungan di masyarakat kita sebagai orang tua harus bisa mengawasi anak-anak kita. Dengan adanya perhatian, pengawasan dan pendidikan yang layak, maka kita semua dapat menciptakan generasi emas yang berkarakter” kata Marhen sapaan akrabnya saat memberikan sambutan, Jumat (25 September 2026).
Saat di wawancara pendoposatu.id, Marhen mengatakan bahwa ditengah kesulitan perekonomian masyarakat seperti ini, salah satunya adalah terkait beban biaya pendidikan. Dengan kegiatan reses ini bisa menjadi sarana strategis bagi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mempererat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen di daerah pemilihan.
“Pak Ahmad Basarah selaku anggota DPR RI bisa menyambungkan kebijakan yang ada di Kementerian Pendidikan itu bisa menurunkan PIP dan di tiap tahunnya, pak Basarah bisa menurunkan 24 ribu Penerima Indonesia Pintar” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, anggota Fraksi Partai PDI Perjuangan agar bisa gayung bersambut terkait program PIP antara Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten atau Kota. Tidak kalah penting PIP ini bisa tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Saat masyarakat yang menerima PIP ini tidak ada potongan sama sekali, dan uangnya harus digunakan untuk keperluan sekolah. Sinergitas petugas Partai sangat diperlukan agar program ini berjalan dan diterima oleh masyarakat” terangnya.
Marhen menuturkan bahwa serapan aspirasi masyarakat Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang ini sementara hanya masalah Pendidikan, tetapi tidak menutup kemungkinan program-program dari pemerintah pusat yang harus disampaikan dan diterima oleh masyarakat.
“Seperti Bantuan Presiden (Banpres) yang dimana menjadi distributornya adalah teman-teman di DPR RI dari komisi 13 yang mitra kerjanya adalah Mensesneg, yang dimana itu sudah berjalan di wilayah Malang Raya” ungkapnya.
Reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, pemuda, hingga kalangan pendidik.(Dir)












