Sinergi Pertanian dan Pariwisata, DTPHP Malang Kembangkan Agrowisata Kopi di Tumpang

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulturu dan Perkebunan dan Banbinsa Koramil Tumpang Sersan Mayor Heri Purnomo membahas pengembangan kebun Kopi di Benjor Pine Camping Ground

ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulturu dan Perkebunan dan Banbinsa Koramil Tumpang Sersan Mayor Heri Purnomo membahas pengembangan kebun Kopi di Benjor Pine Camping Ground

Spread the love

 

Malang, pendopostu.id – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Ir. Avicenna M. Saniputera, M.T., M.H., menyambut baik kunjungan Menteri PPN/Bappenas RI di Kebun Kopi Benjor Pin Camping Ground, Desa Benjor, Kecamatan Tumpang.

Avicenna mengatakan, kehadiran Menteri PPN/Bappenas memberikan semangat baru bagi para petani kopi di Kabupaten Malang, khususnya yang berada di wilayah Tumpang.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Pak Menteri. Nantinya, ini akan membawa manfaat dan semangat bagi masyarakat Kabupaten Malang, khususnya petani kopi di sekitar Desa Benjor,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, konsep kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata yang dikenal dengan agrowisata sangat sejalan dengan visi Malang Makmur. Kabupaten Malang, kata dia, memiliki potensi besar dalam pengembangan agrowisata berbasis kopi, hortikultura, dan perkebunan lainnya.

“Konsep agrowisata ini sangat selaras dengan visi misi Malang Makmur. Kabupaten Malang sangat kaya akan potensi agrowisata, dan kami ingin ini menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal,” terang Avicenna.

Ia juga menyampaikan pesan dari Menteri PPN/Bappenas agar pengembangan agrowisata dilakukan secara berkelanjutan, dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.

“Bapak Menteri berpesan agar aspek lingkungan hidup harus tetap dijaga. Jadi, pengembangan agrowisata ini tidak hanya soal ekonomi, tapi juga keberlanjutan alam,” tambahnya.

Avicenna mengapresiasi adanya dukungan pemerintah pusat maupun provinsi terhadap para petani kopi di Malang. Ia menyebut, selain ada peluang hibah luar negeri untuk petani, juga telah digulirkan bantuan bibit kopi Arabika untuk lahan 10 hektare dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Kelompok Tani Sekar Tani 1 Desa Benjor, disertai pelatihan Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

Sementara itu, Babinsa Koramil Tumpang, Serma TNI, Heri Purnomo, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman kopi di kawasan Benjor juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam.

“Tujuan utama kami menanam kopi di sini, selain ada pohon pinus, adalah untuk menahan air saat musim hujan agar tanah tidak longsor,” jelasnya.

Serma Heri menambahkan, tanaman kopi memiliki daya tahan panjang dan bisa menjadi bagian dari program penghijauan.

“Menanam kopi ini bisa bertahan hingga 50 tahun sebelum dilakukan penanaman kembali, jadi sekaligus sebagai bentuk reboisasi,” katanya.

Untuk hasil panen, Heri menyebutkan bahwa kopi Arabika di wilayah Benjor menghasilkan sekitar 1,5 ton per hektare sekali panen, sedangkan kopi Robusta bisa mencapai 3 ton per hektare.

“Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong yang tidak terawat supaya bisa produktif dan bermanfaat,” pungkasnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis
Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page