Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib Saat Membuka Acara Peran Serta Disabilitas (Foto: Seno Pendoposatu)

Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib Saat Membuka Acara Peran Serta Disabilitas (Foto: Seno Pendoposatu)

 

MALANG, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus memperkuat sistem pelayanan bagi penyandang disabilitas melalui penguatan kelembagaan dan deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak. Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan penguatan tata laksana layanan disabilitas yang digelar di Kota Malang, Selasa (12 Mei 2026).

Wakil Bupati Malang, Latifah Shohib, menyatakan bahwa Pemkab Malang telah memiliki komitmen kuat dalam penanganan penyandang disabilitas, termasuk dukungan regulasi yang menjadi dasar penganggaran program pembinaan dan pelayanan.

“Peraturan daerahnya sudah ada, sehingga pemerintah memiliki dasar hukum untuk memberikan anggaran dalam pembinaan anak-anak disabilitas di Kabupaten Malang,” ujar Latifah usai kegiatan.

Menurutnya, program penguatan layanan disabilitas tersebut merupakan kerja sama yang mendapat dukungan pendanaan luar negeri dan telah dua kali dilaksanakan di Kabupaten Malang. Ia menilai dukungan itu menjadi bentuk perhatian besar terhadap penanganan disabilitas di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah unsur dilibatkan mulai dari OPD terkait, lembaga pendidikan, yayasan sosial, hingga tenaga kesehatan dari puskesmas. Latifah mengatakan sebagian besar layanan pendidikan bagi anak disabilitas di Kabupaten Malang masih banyak ditopang yayasan.

“Ada perwakilan lembaga pendidikan dan yayasan yang selama ini ikut membantu penanganan anak-anak disabilitas,” katanya.

Pemkab Malang juga berupaya memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga tersebut melalui program stimulasi anggaran agar pelayanan terhadap penyandang disabilitas semakin optimal.

“Kalau belum bisa memberikan anggaran besar, paling tidak ada dukungan untuk menggerakkan kegiatan lembaga yang membantu pemerintah menangani anak disabilitas,” jelasnya.

Selain pelayanan pendidikan dan sosial, Pemkab Malang juga menaruh perhatian terhadap kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Latifah menyebut pemerintah wajib menyediakan kuota tenaga kerja disabilitas sebesar dua persen, sedangkan BUMN dan BUMD sebesar satu persen.

Baca Juga :  Dinas SDA BMBK Pasuruan Perbaiki Jalan Sidogiri–Kanigoro, Warga Kini Lebih Aman Melintas

Namun demikian, ia menilai proses seleksi tetap harus memberikan perlakuan khusus sesuai kondisi penyandang disabilitas.

“Mereka anak-anak istimewa sehingga harus diperlakukan secara istimewa juga,” tegasnya.

Ia mencontohkan penyandang tuna rungu dan tuna wicara yang dinilai memiliki fokus tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi.

“Kadang mereka lebih fokus dalam bekerja sehingga hasilnya juga lebih maksimal,” ungkap Latifah.

Sementara itu, Plt Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Imam Masuda, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat layanan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang atau SDIDTK.

Menurutnya, deteksi sejak dini sangat penting agar anak-anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang bisa segera mendapatkan penanganan sesuai hak dan kebutuhannya.

“Kalau ditemukan sejak dini, penanganannya bisa dilakukan lebih optimal,” kata Imam.

Ia menjelaskan, puskesmas menjadi ujung tombak dalam proses deteksi dini karena sebagian besar layanan SDIDTK dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan posyandu.
Selain tenaga kesehatan, kader posyandu juga dilibatkan untuk membantu pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita di masyarakat.

“Kalau ada indikasi disabilitas saat layanan posyandu, kader akan melaporkan kepada tenaga kesehatan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Melalui penguatan kelembagaan tersebut, Pemkab Malang berharap seluruh OPD, stakeholder, organisasi profesi hingga pihak swasta dapat berkolaborasi menciptakan Kabupaten Malang yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Penanganan disabilitas tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak,” pungkas Imam.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung
Rakor Bakorwil Malang Dan BKD Provinsi Jatim, Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Manajemen ASN
Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak
34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur
Menelisik Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Malang: Antara Kebutuhan, Efisiensi, Dan Diamnya APH
Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla
Kopi Jos Jiz Siap Bersaing di Pasar Nasional, Dan Diharapkan Dapat Meningkatkan Perekonomian Daerah
Lapas Banyuwangi Gelar Funwalk Keluarga Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB