Pembangunan Puskesmas Bululawang Disorot, Diduga Pengerjaan Tak Sesuai Spek

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Puskesmas Bululawang Kabupaten Malang saat Ini, tampak Paving depan yang belum terpasang (Foto: bgs Pendoposatu)

Kondisi Puskesmas Bululawang Kabupaten Malang saat Ini, tampak Paving depan yang belum terpasang (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

 

MALANG, pendoposatu.id – Proyek pembangunan Puskesmas Bululawang Kabupaten Malang menuai sorotan di kalangan masyarakat luas, pasalnya proyek yang bersumber APBD tahun 2025 dari dana pajak rokok dan Silpa sebesar Rp.3,64 milyar itu dimenangkan oleh PT. Faira Yumn Atmajaya.

Berdasarkan data kontrak, di uraian singkat pekerjaan proyek tersebut ada beberapa macam item pekerjaan, mulai dari pekerjaan pendahuluan, pondasi, pasangan dan plesteran, beton pondasi, kusen pintu dan jendela, pemasangan keramik, listrik, pengecatan, paving, atap dan plafon, pipa dan sanitasi dan lain-lain dengan waktu pekerjaan selama 120 hari.

Namun, hasil pantauan di lapangan oleh media ini, menunjukkan adanya sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut. Nampak jelas terlihat untuk item pekerjaan pemasangan paving di area depan masih belum terpasang, dan belum dikerjakan oleh pihak kontraktor pemenang tender.

Dalam konfirmasi via pesan singkat, Puguh Suciyono selaku direktur PT.Faira Yumn Atmajaya mengatakan bahwa “kalau untuk pekerjaan puskesmas sudah BAST Berita Acara Serah Terima (BAST) pak, sudah tahun kemarin” katanya. Puguh juga menambahkan “mengenai pemanfaatan atau penggunaan gedung bisa di konfirmasi ke Diinkes, karena info yg saya dapat nanti akan ada tahap selanjutnya” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

“Mengenai kontrak dengan PT. Faira sudah clear, kami tidak ada tanggungan pekerjaan. Monggo, kemarin juga sudah di periksa Inspektorat dan hasilnya baik pak” tambahnya. Menanggapi hal tersebut media ini mencoba menghubungi via telpon Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Agus Widodo, S.E, M.M tidak tanggapan sama sekali. Ini menunjukan lemahnya pengawasan dan penindakan di dalam tata kelola pemerintahan kabupaten Malang.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya
Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang
Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi
‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta
Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung
Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027
Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page