Kementan Targetkan Swasembada Gula Tahun 2026, Malang Siap Tanam 15 Ribu Hektare Tebu Baru

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Plt Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Abdul Roni Angkat didampingi Bupati Malang H.M Sanusi saat diwawancara awak media

Ket foto. Plt Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Abdul Roni Angkat didampingi Bupati Malang H.M Sanusi saat diwawancara awak media

Malang, pendoposatu.id — Pemerintah terus mempercepat langkah menuju swasembada gula nasional pada 2025. Hal ini ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Abdul Roni Angkat, saat menghadiri kegiatan percepatan bongkar ratoon dan penanaman tebu baru di Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang, Rabu (5/11/2025).

Abdul Roni menyampaikan bahwa program ini merupakan arahan langsung dari Presiden untuk menghentikan impor gula konsumsi tahun depan.

“Karena ini pesan dari Pak Presiden. Tahun depan tidak boleh impor, kita harus sukseskan ini. Dan saya yakin dimulai dari Malang,” tegasnya.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki potensi besar sebagai daerah pengungkit produksi tebu nasional dengan target 15.000 hektare penanaman tebu untuk 2025. Ia juga memuji komitmen Bupati Malang yang dinilai sangat kuat dalam mendukung program ini.

“Saya yakin kalau Bupatinya sekencang ini, target Malang 15.000 hektare bisa selesai tahun ini,” ujarnya.

Kementan memastikan akan melakukan pendampingan dan pengawalan ketat agar program bongkar ratoon tidak menemui kendala di lapangan.

“Kalau kurang orang, TNI siap backup. Kalau ada pendampingan hukum, kejaksaan dan polisi siap backup. Artinya ini tidak boleh gagal,” tegas Abdul Roni.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas dan bantuan untuk petani, antara lain: bantuan benih dan fasilitasi penanaman, bantuan biaya pengolahan dan pupuk subsidi ZA khusus tebu dan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp500 juta tanpa BI Checking untuk petani tebu.

“Artinya semua fasilitas sudah disiapkan. Tinggal kita manfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Bupati Malang H.M Sanusi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertanian yang telah memberi dukungan besar bagi petani tebu di Malang.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Resmikan Operasional TransJatim Koridor I di Malang Raya

“Kami berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo yang melalui Kementerian Pertanian membantu petani agar produksi tebunya lebih bagus, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sanusi menambahkan bahwa Kabupaten Malang berkomitmen mensosialisasikan program ini hingga akar rumput, terutama kepada petani tebu yang tergabung dalam KUD dan APTRI.

“Target 15 ribu hektare ini harus tercapai agar kita ikut mendukung swasembada gula nasional, sehingga Indonesia tidak perlu lagi impor gula,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa produksi tebu petani yang selama ini rata-rata di bawah 100 ton per hektare diharapkan meningkat hingga 150 ton per hektare setelah penerapan bongkar ratoon.

Program penanaman tebu 15.000 hektare di Malang menjadi langkah strategis menuju swasembada gula nasional pada 2025. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan, Kabupaten Malang diproyeksikan menjadi daerah kunci dalam menurunkan ketergantungan Indonesia terhadap impor gula.

Penulis : nes

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB