TULUNGAGUNG, pendoposatu.id— Pemerintah Kelurahan Kampung Dalem bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan tersebut berlangsung di aula lantai dua Kantor Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung, Rabu (12 Agustus 2026).
Acara ini langsung dibuka oleh Kepala BNNK Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, dan dihadiri oleh Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tulungagung, Lurah Kampung Dalem, Satria Iman Yanottama, S.STP, beserta perangkat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Wasbeka Abie Yuwono memaparkan materi komprehensif mengenai definisi NAPZA, jenis-jenis zat berbahaya, dampak buruk fisik dan mental, aspek hukum di Indonesia, hingga langkah pencegahan serta rehabilitasi.
“Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang dampak buruk penyalahgunaan narkotika, sekaligus sebagai langkah pencegahan dini agar individu mampu menolak peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar,” ujar Abie sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan.
Materi utama kegiatan ini menitikberatkan pada lima poin penting, yakni edukasi kesehatan, pencegahan dini, pemahaman hukum terkait sanksi berat bagi pelaku dan pengedar, deteksi dini ciri-ciri pengguna, serta aksi nyata komunitas untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Tulungagung, Agus Purnomo, menegaskan bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.
“Sebagai mitra masyarakat, SMSI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyuarakan bahaya narkoba dengan menyajikan informasi yang akurat, edukatif, serta menolak pemberitaan yang memfasilitasi peredaran barang haram tersebut,” tegas Agus.
Ia juga mengajak para jurnalis di Tulungagung untuk tidak hanya memberitakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan narasi yang membangun kesadaran sosial dan ekonomi keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Kampung Dalem, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap masyarakat dapat teredukasi dengan baik sehingga wilayah Kelurahan Kampung Dalem steril dari ancaman peredaran gelap narkoba.
Lebih lanjut disampaikan Satria, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus mendatang, pihaknya juga mengajak seluruh warga untuk menyemarakkan suasana dengan memperkuat semangat Guyub Rukun.
Hal tersebut sejalan dengan slogan daerah “Jogo Tulungagung”, yang diimplementasikan secara lokal melalui gerakan menjaga keluarga dan lingkungan dari paparan informasi negatif serta bahaya narkoba.
“Mari kita jogo Kelurahan Kampung Dalem, jogo keluarga dan anak-anak kita, demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya saat dikonfirmasi awak media.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi inti oleh narasumber utama dari BNNK Tulungagung, Dinar Mayasari, S.K.M., selaku Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda.(Hanik)
Penulis : Siti Suharnanik
Editor : Redaksi










