Gubernur Jatim Resmikan Operasional TransJatim Koridor I di Malang Raya

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bus TransJatim yang diresmikan Gubernur Khofifah terparkir disamping Balaikota Malang

Ket foto. Bus TransJatim yang diresmikan Gubernur Khofifah terparkir disamping Balaikota Malang

Spread the love

 

Malang, pendooposatu.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan operasional Bus TransJatim Koridor I yang melayani rute Terminal Hamid Rusdi – Terminal Landungsari – Terminal Batu. Acara peresmian digelar di Balai Kota Malang, Kamis (20/11/2025), dan dihadiri jajaran kepala daerah Malang Raya.

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa kehadiran TransJatim menjadi langkah awal dalam membangun sistem transportasi massal yang modern, terintegrasi, serta lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap konektivitas dan mobilitas masyarakat semakin aman, nyaman, dan terjangkau dengan hadirnya TransJatim Koridor I di Malang Raya,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa pengembangan TransJatim tidak berhenti pada koridor pertama. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan dua koridor tambahan yang akan dibahas secara bertahap.

Ket foto. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati dan Wali Kota Malang dan Kota Batu saat peresmian Bus transJatim koridor I di Malang raya

“Setiap peluncuran koridor baru harus melalui koordinasi matang bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Satlantas dan kepala daerah,” tambah Khofifah.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kehadiran TransJatim Koridor I telah lama dinantikan masyarakat karena dinilai mampu menunjang aktivitas harian sekaligus menekan kepadatan lalu lintas.

“TransJatim sangat dibutuhkan masyarakat. Selain menunjang aktivitas, bus ini juga dapat membantu mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di Malang Raya,” terang Wahyu.

TransJatim Koridor I melintasi berbagai kawasan strategis, meliputi: Terminal Hamid Rusdi, Madyopuro, Sawojajar, Rampal, Pasar Klojen, Balaikota, Kawasan pendidikan (MTs, MAN, UB, RSI Unisma), Terminal Landungsari, Kampus UMM, Area wisata Sekaling dan Terminal Batu.

Rute ini menghubungkan pusat aktivitas pendidikan, perdagangan, kesehatan, dan wisata.

Wahyu menjelaskan bahwa rute tersebut memang dirancang agar mampu melayani kebutuhan mobilitas harian masyarakat lintas daerah.

“Kawasan pendidikan, pusat perbelanjaan, perguruan tinggi hingga rumah sakit, semuanya dapat terlayani melalui Koridor I TransJatim,” jelasnya.

TransJatim Koridor I menerapkan tarif yang ekonomis: Pekerja: Rp5.000, Pelajar/Mahasiswa: Rp2.500, Gratis selama masa berlaku dua jam pertama dan Bus beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB.

Pemerintah juga menerapkan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS Tap, guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama tiga kepala daerah Malang Raya, yakni Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Bupati Malang H.M Sanusi, dan Wali Kota Batu Nurochman.

Kesepakatan ini menegaskan dukungan lintas daerah terhadap pengembangan transportasi massal terpadu di Malang Raya.

Wahyu berharap dua koridor lanjutan TransJatim dapat segera direalisasikan.

“Kami tentu berharap koridor berikutnya segera menyusul untuk memperluas layanan transportasi massal di Malang Raya,” pungkasnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 18:18 WIB

Satlantas Polres Pasuruan Bagikan Hadiah Dalam Tangka HUT Polantas

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page