Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi!

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis hasil survei Trans Jatim Koridor 2 Malang di UMM oleh Dewan Kampung Nuswantara (DKN) bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Prof. Dr. Wahyudi, M.Si Kaprodi S3 Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Rilis hasil survei Trans Jatim Koridor 2 Malang di UMM oleh Dewan Kampung Nuswantara (DKN) bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Prof. Dr. Wahyudi, M.Si Kaprodi S3 Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Gelombang dukungan terhadap rencana pengoperasian Trans Jatim Koridor 2 Malang (Rute Terminal Talangagung Kepanjen – Hamid Rusdi – Arjosari) makin tak terbendung. Berdasarkan hasil survei independen terbaru, sebanyak 90,9% masyarakat menyatakan setuju dan mendukung penuh hadirnya bus antarkota tersebut.

Rilis hasil riset sekaligus Deklarasi Dukungan Elemen Masyarakat ini digelar oleh Dewan Kampung Nuswantara (DKN) bersama 10 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan perwakilan pengemudi angkutan kota (angkot) di Gedung Pascasarjana GKB IV Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (28/7/2026).

Hasil Survei Persepsi Publik Trans Jatim Koridor 2 Malang

Pemaparan hasil riset disampaikan oleh Dr. Ir. George da Silva, M.Sos dari Lembaga Analisis Publik dan Otonomi Daerah (LAPODA). Riset berbasis metodologi Purposive Random Sampling.

“Survei melibatkan 750 responden pengguna angkutan umum di Malang Raya, dengan Tingkat Kepercayaan 95% dan Margin of Error 3,57%,” ungkap George.

“Sebanyak 54,5% responden menyatakan setuju dan 36,4% sangat setuju,” tambahnya.

George juga menilai layanan Trans Jatim Koridor 2 merupakan solusi konkret mengurai kemacetan serta menyediakan transportasi publik yang aman, tepat waktu, dan terjangkau,” tegas George saat memaparkan hasil survei.

“Gagasan menjadikan angkot sebagai feeder (angkutan pengumpan) modern juga meraih dukungan mutlak nyaris,” bebernya

Selain itu, menurut survei masyarakat juga menyambut baik integrasi rute feeder yang menjangkau kawasan perumahan dan zona sekolah—seperti Sawojajar, Oro-Oro Dowo, Soekarno-Hatta (Suhat), Sukun, hingga Bumiayu—menuju halte utama.

Hal tersebut menepis Kekhawatiran akan timbulnya gesekan sosial di tingkat bawah pun terbantahkan. Riset mengungkap fakta bahwa 87,8% pengemudi angkot dan ojek online yang menjadi responden meyakini kehadiran layanan bus ini tidak berdampak negatif pada pendapatan harian mereka.

Baca Juga :  Melalui Program Klimik Eksport, Bea Cukai Malang Lepas Ekspor Perdana Keripik Nangka Ke Republik Ceko

Solusi Koperasi untuk Sopir Angkot dan Feeder

Ketua Dewan Kampung Nuswantara, Achmad Harun Al Rasid, menegaskan bahwa kehadiran bus Trans Jatim bukan sekadar proyek transportasi, melainkan pemenuhan hak dasar warga Malang Raya atas mobilitas yang manusiawi.

“Hasil survei membuktikan kekhawatiran konflik sosial di jalanan tidak beralasan, sopir angkot siap mendukung skema feeder, selama kesejahteraan mereka dijamin melalui wadah Koperasi,” lugas Harun.

Turut hadir dalam forum tersebut Kaprodi S3 Pascasarjana UMM Prof. Dr. Wahyudi, M.Si, Lili Ulifah dari Garis Waktu Nusantara (GWN), serta tokoh akademisi dan perwakilan ormas se-Malang Raya.

3 Desakan Utama Elemen Masyarakat kepada Pemprov Jatim.

Merespons temuan positif di lapangan, Konsorsium Elemen Masyarakat Malang Raya melayangkan tiga desakan utama kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Daerah se-Malang Raya:

1. Kepastian Legalitas Koperasi: Segera merumuskan payung hukum dan skema pendanaan yang menjamin pendapatan harian para pengemudi angkot yang beralih menjadi armada feeder.

 2. Manajemen Trayek Bebas Overlapping: Mensterilkan jalur perumahan dan zona sekolah sebagai wilayah operasional eksklusif feeder agar tidak terjadi tumpang tindih rute dengan koridor bus utama.

3. Sosialisasi & Pendampingan Inklusif: Membuka ruang dialog berkelanjutan serta pendampingan bagi komunitas pengemudi lokal demi kelancaran transisi operasional di lapangan.

Penulis : Setyo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Blunder! Staigment Presiden “Londo Ireng” Picu Gelombang Protes, Insan Pers Malang Raya Turun Ke Jalan
Peringati Kudatuli, PDI Perjuangan Kota Malang Tegaskan Demokrasi Lahir Dari Keberanian
Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan
Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim
Dani Agung Resmi Pimpin Karang Taruna Kota Malang, Ini Gebrakannya
Satu Pendaftar, Satu Harapan: Dani Siap Pimpin Karang Taruna Kota Malang
Siapkan Generasi Job Creator, Kepala Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Kampus Dan Dunia Usaha
Kepala Bakorwil Malang Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Laksanakan Secara Rutin Di Seluruh Daerah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Senin, 27 Juli 2026 - 17:57 WIB

Blunder! Staigment Presiden “Londo Ireng” Picu Gelombang Protes, Insan Pers Malang Raya Turun Ke Jalan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:18 WIB

Peringati Kudatuli, PDI Perjuangan Kota Malang Tegaskan Demokrasi Lahir Dari Keberanian

Senin, 27 Juli 2026 - 11:20 WIB

DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:33 WIB

Babak Penyisihan Turnamen Bola Voli ORUPRAKES IS ONE Memanas, Pemain Pro Dilarang Ikut!

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:22 WIB

Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:24 WIB

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru