Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, H. Fatkhurrrozi bersama jajaran pengurus (Foto: bgs Pendoposatu.id)

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, H. Fatkhurrrozi bersama jajaran pengurus (Foto: bgs Pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id- Carut marutnya peristiwa yang terjadi di kawasan Bendungan Lahor Kabupaten Malang, justru membias kemana-mana. Pasalnya, hal ini dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan memproses insiden kekerasan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Menanggapi polemik tersebut, kini Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, H. Fatkhurrrozi meminta pemerintah dan aparat penegak hukum turut membuka persoalan yang menjadi latar belakang polemik tersebut. “Saya harapkan, Pemerintah Kabupaten Malang dan Polres Malang menelusuri secara menyeluruh dan secara transparan mengenai legalitas sejumlah usaha yang disebut berkaitan dengan polemik Lahor” katanya saat dikonfirmasi via telpon, Jumat (18 September 2026).

“Karena proses hukum terhadap dugaan kekerasan tetap harus berjalan. Namun, pada saat yang sama, akar persoalan yang memicu munculnya keberatan dan kegaduhan juga perlu diperiksa secara terbuka,” tambahnya.

Rozi sapaan akrabnya menyampaikan “kasus kekerasannya silakan diproses sampai tuntas, tetapi akar persoalannya juga jangan berhenti begitu saja. Kami meminta Pemkab Malang dan Polres Malang turun dan bergerak, periksa dan buka secara terang legalitas usaha yang dipersoalkan di Lahor,” tegasnya.

Menurut Rozi, pihaknya menerima informasi dan melakukan pemantauan mengenai aktivitas usaha di kawasan tersebut. Maka adanya dugaan aktivitas usaha hiburan karaoke serta dugaan praktik prostitusi yang dinilai meresahkan sebagian masyarakat. “Saya tegaskan informasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai tudingan, pemerintah dan aparat diminta turun langsung untuk memastikan fakta di lapangan, termasuk memeriksa legalitas serta perizinan usaha yang dimaksud” ujarnya.

“Perlu diingat, kami tidak akan menuduh tanpa dasar pemeriksaan. Karena itu, turun ke lapangan. Cek usaha karaokenya, cek perizinannya dan selidiki dugaan praktik prostitusinya. Kalau informasi itu tidak benar, sampaikan kepada publik. Tetapi kalau terbukti ada pelanggaran, tindak tegas,” tambahnya.

Selain legalitas usaha, PC GP Ansor juga meminta pemerintah dan kepolisian agar mendalami latar belakang keberatan soal bendungan lahor yang sebelumnya disampaikan pihak yang melakukan protes di DPRD Kabupaten Malang.

“Harus ada pemeriksaan tersebut dan sifatnya penting untuk memastikan apakah aspirasi yang disampaikan memang berkaitan dengan kepentingan masyarakat secara luas atau terdapat kepentingan tertentu dibaliknya” paparnya.

Oleh karena itu, PC GP Ansor Kabupaten Malang mendorong Pemkab Malang melalui Satpol PP dan perangkat daerah terkait melakukan verifikasi lapangan. Polres Malang juga diminta melakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang masuk dalam ranah hukum.

“Kami berharap, peristiwa ini jangan sampai berhenti pada insiden kekerasannya, sementara akar persoalannya hilang. Prinsip kami jelas: kalau benar, lindungi. Kalau melanggar, tindak” tutupnya.(Dir)

Berita Terkait

Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang
Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka
Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik
Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh
Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan
Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal
Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI
Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 18:18 WIB

Satlantas Polres Pasuruan Bagikan Hadiah Dalam Tangka HUT Polantas

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page