Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kawasan Kumuh Terintegrasi Bendomungal Bangil, Anggaran Rp9 Miliar Ubah Lingkungan Jadi Sehat dan Produktif

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Khofifah Gubernur Jatim saat potong bunga peresmian

Foto ; Khofifah Gubernur Jatim saat potong bunga peresmian

 

Pasuruan, pendoposatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi meresmikan Penanganan Kawasan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (21/1/2026).

Peresmian kawasan tersebut ditandai dengan pengguntingan untaian bunga melati yang dilakukan langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, sebagai simbol dimulainya babak baru perubahan wajah lingkungan permukiman warga dari kawasan kumuh menjadi kawasan yang sehat, layak huni, dan produktif.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa upaya menyulap kawasan permukiman kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Seluruh proses pembangunan, lanjutnya, diawali dari pengajuan pemerintah daerah, kemudian dibahas dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota terkait.

“Hari ini kami resmikan kawasan terintegrasi di Bangil. Untuk hasilnya, Pemprov Jawa Timur melaksanakan kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Inilah bentuk kolaborasi nyata antara provinsi dan kabupaten,” ujar Khofifah.

Untuk penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bendomungal, Pemprov Jawa Timur telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp9 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas dasar dan penunjang lingkungan, mulai dari TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), sarana air bersih, septictank komunal, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Tak hanya itu, kawasan ini juga

 

Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kawasan Kumuh Terintegrasi Bendomungal Bangil, Anggaran Rp9 Miliar Ubah Lingkungan Jadi Sehat dan Produktif

Pasuruan, pendoposatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi meresmikan Penanganan Kawasan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga :  Mikutopia Batu Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Ratusan Warga Tulungrejo Kini Terserap Kerja

Peresmian kawasan tersebut ditandai dengan pengguntingan untaian bunga melati yang dilakukan langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, sebagai simbol dimulainya babak baru perubahan wajah lingkungan permukiman warga dari kawasan kumuh menjadi kawasan yang sehat, layak huni, dan produktif.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa upaya menyulap kawasan permukiman kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Seluruh proses pembangunan, lanjutnya, diawali dari pengajuan pemerintah daerah, kemudian dibahas dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota terkait.

“Hari ini kami resmikan kawasan terintegrasi di Bangil. Untuk hasilnya, Pemprov Jawa Timur melaksanakan kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Inilah bentuk kolaborasi nyata antara provinsi dan kabupaten,” ujar Khofifah.

Untuk penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bendomungal, Pemprov Jawa Timur telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp9 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas dasar dan penunjang lingkungan, mulai dari TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), sarana air bersih, septictank komunal, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan taman bermain anak (playground), food court, gazebo, serta fasilitas publik lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat interaksi sosial warga.

“Bisa dilihat bersama, intervensi yang kita lakukan bukan hanya paving jalan atau saluran drainase. Tapi juga menyentuh aspek sanitasi, jamban, rumah tidak layak huni, hingga ruang publik. Ini adalah satu produk pembangunan lingkungan yang menyeluruh,” tegas Khofifah.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan bahwa pembangunan kampung terintegrasi di Bendomungal merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan lingkungan permukiman warga.

Baca Juga :  Iklan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau Kabupaten Pasuruan

Menurutnya, anggaran miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut sepenuhnya dimanfaatkan untuk pembangunan sarana prasarana publik dan infrastruktur lingkungan yang memadai, sekaligus mempercantik wajah Bangil sebagai jantung Kabupaten Pasuruan.

“Kami sangat berterima kasih karena usulan daerah diterima, kemudian langsung ditindaklanjuti dengan real action. Sekarang bisa dilihat sendiri, pemandangannya jauh berbeda, dari yang awalnya kumuh menjadi sangat bersih dan tertata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Shobih ini menambahkan bahwa hadirnya kawasan terintegrasi di Bendomungal patut disyukuri oleh seluruh masyarakat. Pasalnya, pembangunan tersebut tidak hanya menghapus status kawasan kumuh, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial, khususnya sebagai pendukung Bangil sebagai kawasan wisata religi dan wisata keluarga.

“Ini bukan sekadar penataan lingkungan, tapi juga investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dan daya tarik Bangil ke depan,” pungkasnya. (dul)

Penulis : Dul

Berita Terkait

Rehab Gedung Kantor Pemkab Pasuruan Sudah Berjalan, Lima Gedung Sudah Terealisasi
Polres Malang Bongkar Modus Penipuan Berkedok Program UMKM Pemprov Jatim, Dua Tersangka Ditangkap
Meriahkan Hari Bhayangkara ke – 80 Polres Pasuruan Gelar Olahraga Bersama
Mahasiswa UIBU Kuatkan UMKM Desa Wisata Yogyakarta Lewat Parkerif
Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil
Polres Pasuruan Ringkus Pengedar Sabu Kecamatan Lumbang, Barbuk 10 Paket Sabu
Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Meningkat
Anggaran Rp.398 Juta Rehab Gedung Kantor Kelurahan Kalirejo Bangil Mulai Dikerjakan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:54 WIB

MPDI Konsolidasikan Kekuatan Ekonomi Pesantren, Koperasi Sekunder Jadi Motor Penggerak Usaha Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:42 WIB

Puluhan Reklame Permanen Diduga Lolos Tanpa Izin, DPMPTSP Kabupaten Malang Kecolongan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:02 WIB

Dukcapil Malang Buka Akses Layanan Publik bagi Warga Rentan, Petugas Datangi Rumah hingga Ruang Perawatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:41 WIB

Rehab Gedung Kantor Pemkab Pasuruan Sudah Berjalan, Lima Gedung Sudah Terealisasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:04 WIB

Ajak Diskusi Ketua PWI Jatim, Bakorwil Malang Perkuat Narasi Pengembangan Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

Polres Malang Bongkar Modus Penipuan Berkedok Program UMKM Pemprov Jatim, Dua Tersangka Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

TP PKK Bakorwil III Malang Dukung Malang Megapolitan Dan Penguatan Ekonomi Selatan Jatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bakorwil Malang Ajak TP PKK Jadi Penggerak Menuju Malang Megapolitan Dan Katalisator Pembangunan Selatan Jatim

Berita Terbaru