Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Habib Mustofa asal Tuban, di Pesawat Batik Air yang gagal mendarat di Surabaya. Foto: dok.

KH Habib Mustofa asal Tuban, di Pesawat Batik Air yang gagal mendarat di Surabaya. Foto: dok.

 

Surahaya, pendoposatu.id — Cuaca buruk kembali mengganggu lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Pada Minggu sore (4/1/2025), pesawat Batik Air rute Jakarta (Halim Perdana Kusuma)–Surabaya yang ditumpangi KH Habib Mustofa Alaydrus dari Tuban gagal melakukan pendaratan dan terpaksa dialihkan (divert) ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pesawat yang dijadwalkan mendarat di Juanda sekitar pukul 16.30 WIB tersebut tidak dapat melakukan pendaratan akibat kondisi cuaca ekstrem di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Faktor keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama pilot untuk tidak memaksakan pendaratan.

Akibat kondisi tersebut, pesawat melanjutkan penerbangan ke Lombok dan akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada pukul 17.57 WIB.

Ket foto. Suasana kabin pesawat Batik Air yang gagal mendarat karena cuaca ekstrem

“Karena faktor cuaca, kami mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok,” ujar salah seorang awak kabin Batik Air, sebagaimana didengar langsung oleh jurnalis senior Irham Thoriq yang turut berada di dalam pesawat.

Sebelum mengalami gagal mendarat di Surabaya, penerbangan Batik Air ini juga sempat mengalami keterlambatan (delay) selama hampir dua jam. Pesawat yang seharusnya lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada pukul 13.30 WIB, baru diberangkatkan sekitar pukul 15.30 WIB.

Di dalam pesawat tersebut, selain KH Habib Mustofa Alaydrus, turut terlihat Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beserta istri. Seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi aman pasca pendaratan di Lombok.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen Batik Air terkait penyebab detail cuaca buruk maupun rencana lanjutan penerbangan menuju Surabaya. Pihak otoritas bandara juga belum mengeluarkan pernyataan tertulis mengenai kondisi meteorologi yang memicu pengalihan penerbangan tersebut.

Baca Juga :  Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”

Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Jawa Timur belakangan ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama, meskipun berdampak pada jadwal dan kenyamanan penumpang.

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Senin, 27 Juli 2026 - 17:57 WIB

Blunder! Staigment Presiden “Londo Ireng” Picu Gelombang Protes, Insan Pers Malang Raya Turun Ke Jalan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:18 WIB

Peringati Kudatuli, PDI Perjuangan Kota Malang Tegaskan Demokrasi Lahir Dari Keberanian

Senin, 27 Juli 2026 - 11:20 WIB

DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:33 WIB

Babak Penyisihan Turnamen Bola Voli ORUPRAKES IS ONE Memanas, Pemain Pro Dilarang Ikut!

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:22 WIB

Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:24 WIB

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru