Rembuk Stunting Desa Bantur Soroti 41 Anak, Guna Memperkuat Pencegahan

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP menghadiri rapat kordinasi penurunan stunting didampingi Kades Bantur, Nanang Kosim (Foto: Diky pendoposatu.id)

Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP menghadiri rapat kordinasi penurunan stunting didampingi Kades Bantur, Nanang Kosim (Foto: Diky pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id– Pemerintah Desa (Pemdes) Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang menggelar forum Rembuk Stunting di Pendopo Desa Bantur, Selasa (15 September 2026) kemarin. Pertemuan krusial ini menyoroti ada 41 anak yang terdata mengalami stunting, dan sekaligus forum ini menjadi ruang evaluasi serta perumusan langkah strategis pencegahan untuk di tahun mendatang.

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP., Kepala Desa (Kades) Bantur, Nanang Kosim, serta bidan Puskesmas Bantur, dan para kader posyandu selaku ujung tombak kesehatan yang ada di masyarakat.

Camat Bantur, Bayu Jatmiko, menegaskan bahwa rembuk stunting merupakan agenda wajib (mandatory) yang diatur oleh ketentuan formal dan pembiayaannya didukung oleh Dana Desa. Oleh karena itu, ia meminta forum ini tidak terjebak dalam acara seremonial belaka.

“Rembuk stunting harus mampu menghasilkan keputusan dan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti. Harapannya, hasil musyawarah ini nantinya para bidan dan perawat desa bisa mendampingi di masyarakat. Ini harus menjadi pijakan kuat untuk menyusun langkah pencegahan serta penanganan stunting pada tahun 2027 nanti agar lebih maksimal,” ujar Bayu dalam sambutannya.

Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kader posyandu yang selama ini aktif memantau tumbuh kembang anak di lapangan.

Kendati demikian, Nanang secara terbuka memohon maaf atas keterbatasan anggaran desa pada tahun berjalan yang membuat beberapa program ini belum tercover secara maksimal.

“Kami berterima kasih atas kerja keras ibu-ibu kader, kami juga memohon maaf karena adanya keterbatasan anggaran tahun ini. Semoga kondisi keuangan desa tahun depan kembali stabil seperti tahun-tahun sebelumnya agar program pelayanan masyarakat bisa berjalan jauh lebih optimal,” ungkap Nanang saat ditemui usai acara.

Target Penurunan Angka Stunting

Bidan Puskesmas Bantur, Ayu, memaparkan data terkini sudah menunjukkan ada 41 anak di Desa Bantur yang masuk dalam kategori stunting. Data ini menjadi alarm sekaligus fokus utama penanganan terpadu lintas sektor di tingkat desa.

“Untuk anak yang terkena stunting di Desa Bantur saat ini tercatat ada 41 anak, melalui koordinasi yang kuat dalam forum ini, mudah-mudahan semuanya bisa cepat teratasi secara berkelanjutan,” harap Ayu.

Melalui Rembuk Stunting ini, Pemdes Bantur bersama tenaga kesehatan berkomitmen memperkuat sinergi intervensi gizi guna menekan angka stunting, sekaligus menjamin kualitas tumbuh kembang generasi masa depan di Desa Bantur. (Diky)

Berita Terkait

Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran
Aksi Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang Usut Tuntas Insiden Kekerasan Dihentikan Polisi, Usai Demo Di Gedung DPRD
Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi
63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?
Komisi IV Pertanyakan Program Revitalisasi SD/SMP Kabupaten Malang
Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Siswa SDN 1 Tegalrejo Sumawe Sabet Juara Pencak Silat Hingga Tingkat Nasional
Pedagang Karangploso Murka: Uang Lapak Diduga Dibelokkan Oknum DPRD Demi Pileg

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:00 WIB

Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Rembuk Stunting Desa Bantur Soroti 41 Anak, Guna Memperkuat Pencegahan

Selasa, 15 September 2026 - 20:36 WIB

Aksi Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang Usut Tuntas Insiden Kekerasan Dihentikan Polisi, Usai Demo Di Gedung DPRD

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Senin, 14 September 2026 - 18:54 WIB

Siswa SDN 1 Tegalrejo Sumawe Sabet Juara Pencak Silat Hingga Tingkat Nasional

Minggu, 13 September 2026 - 11:51 WIB

Pedagang Karangploso Murka: Uang Lapak Diduga Dibelokkan Oknum DPRD Demi Pileg

Berita Terbaru

Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi NasDem, Abdul Ghofur saat mengikuti tasyakuran di dampingi Kades Pringgodani, Abdul Malek (Foto: Diky pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:00 WIB

Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP menghadiri rapat kordinasi penurunan stunting didampingi Kades Bantur, Nanang Kosim (Foto: Diky pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Rembuk Stunting Desa Bantur Soroti 41 Anak, Guna Memperkuat Pencegahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:31 WIB

You cannot copy content of this page