Perumda Tirta Kanjuruhan Luncurkan Zona Air Minum Prima, Air Keran Siap Minum Mulai Hadir di Kabupaten Malang

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi, didampingi Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo PS, Ketua DPRD, Darmadi dan Sekretaris Daerah saat prosesi peluncuran ZAMP di kantor pusat Perumda Tirta Kanjuruhan Malang

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi, didampingi Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo PS, Ketua DPRD, Darmadi dan Sekretaris Daerah saat prosesi peluncuran ZAMP di kantor pusat Perumda Tirta Kanjuruhan Malang

 

Malang, pendoposatu.id — Menjelang pergantian tahun 2025 menuju 2026, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Perumda Tirta Kanjuruhan mulai memperkenalkan standar baru layanan air bersih. Melalui peluncuran Zona Air Minum Prima (ZAMP), air perpipaan di kawasan tertentu kini telah memenuhi syarat untuk langsung dikonsumsi tanpa dimasak.

Program ZAMP menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Goal 6, yakni menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi berkelanjutan. Kebijakan ini sekaligus mengacu pada arah pembangunan sektor air minum nasional yang ditetapkan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

Pada tahap awal, ZAMP Tirta Kanjuruhan diterapkan di kawasan Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, dengan delapan titik fountain tap. Fasilitas tersebut ditempatkan di ruang publik strategis, antara lain di lingkungan Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang dan RSUD Kanjuruhan.

Bupati Malang, H.M Sanusi menilai ZAMP sebagai langkah maju dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, program ini tidak hanya menjawab kebutuhan akan air minum aman, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Air minum dari keran yang aman ini perlu dibiasakan. ASN di lingkungan Pemkab Malang diharapkan menjadi contoh dalam memanfaatkan fasilitas ZAMP,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, program ini juga membawa dampak lingkungan. Berkurangnya konsumsi air minum kemasan dinilai dapat menekan volume sampah plastik sekali pakai yang selama ini menjadi persoalan perkotaan.

“ZAMP bukan hanya soal air, tetapi juga bagian dari upaya menjaga lingkungan agar lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Bupati Malang.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Malang, Syamsul Hadi, menjelaskan bahwa zona air minum prima dirancang dengan pengendalian mutu yang lebih ketat dibanding layanan air perpipaan biasa. Seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi, diawasi agar memenuhi standar air minum.

Baca Juga :  Jelajah Sumber Air Sumber Pitu, Perumda Tirta Kanjuruhan Dorong Peran Perempuan dan Konservasi Lingkungan

“Air yang disalurkan di zona ZAMP sudah sesuai standar air minum. Masyarakat bisa langsung mengonsumsinya dengan aman,” ujarnya.

Menurut Syamsul, kehadiran ZAMP merupakan bagian dari transformasi layanan air minum yang berorientasi pada kualitas, keamanan, dan keberlanjutan. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap air perpipaan.

Ke depan, Perumda Tirta Kanjuruhan berencana memperluas penerapan ZAMP ke wilayah lain di Kabupaten Malang yang telah memenuhi persyaratan teknis. Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, zona air minum prima diharapkan menjadi fondasi baru peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Peluncuran ZAMP Tirta Kanjuruhan menandai upaya daerah dalam menjawab tantangan penyediaan air minum aman di tengah meningkatnya kebutuhan dan kesadaran masyarakat akan kesehatan. Dari Kabupaten Malang, standar baru layanan air minum mulai dibangun—pelan, terukur, dan berkelanjutan.

Penulis : goes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
285 Siswa – Siswi SMPN 1 Pakis Purnawiyata Tahun Ajaran 2025-2026
ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Apel Akbar Depan Alun-alun Tugu Malang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:21 WIB

Bupati Malang Soroti Kinerja APBD 2025 Hingga Rencana Alun-Alun Kepanjen

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:02 WIB

Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru Sebagai Katalisator Pembangunan Dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bongkar Ratoon Jadi Senjata Percepat Swasembada Gula, Produktivitas Tebu Nasional Digenjot dari Malang

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25 WIB

Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kinerja DPKPCK Kabupaten Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Bapenda Malang Belum Cair, Pembangunan Loket Baru Pantai Pasir Panjang Terhambat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:58 WIB

Megawati Ajak Masyarakat Menjaga Sejarah, Keadilan, Nilai Demokrasi, Saat Resmikan Renovasi Istana Gebang

Berita Terbaru

Bupati Dan Wakil Bupati Didampingi Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang (foto: HMS bgs)

Kabupaten Malang

Bupati Malang Soroti Kinerja APBD 2025 Hingga Rencana Alun-Alun Kepanjen

Sabtu, 20 Jun 2026 - 12:21 WIB