Wapres Sampaikan Tiga Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Halal Indonesia di Peluncuran UB Halal Center

- Redaksi

Jumat, 19 Januari 2024 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin

Foto : Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin

PENDOPOSATU.id, Kota Malang – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menghadiri Brawijaya Halal Summit 2024 Peluncuran UB Halal Center, dan UB Halal Metric di Universitas Brawijaya (UB), Jl. Veteran No. 10-11, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (19/01/2024).

Pada kesempatan ini, Wapres memaparkan tiga langkah strategis dalam upaya memperkuat ekosistem halal nasional.

“Pertama, sebarluaskan pemahaman tentang praktik-praktik beretika dan berkelanjutan, serta tingkatkan kolaborasi multipihak agar tercipta tatanan ekosistem halal yang semakin baik,” papar Wapres.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, secara khusus, para pelaku industri perlu terus didorong agar masuk dalam sentra-sentra industri halal, serta dibarengi dengan program pendampingan berkelanjutan bagi pelaku industri. Selain itu, secara simultan pemerintah terus memperkuat infrastruktur ekosistem halal.

“Kedua, aktifkan partisipasi industri keuangan syariah dalam ekosistem halal, terutama dalam menjembatani akses pembiayaan syariah bagi UMKM,” imbuh Wapres.

Selain itu, tambahnya, para pelaku industri halal perlu diedukasi tentang beragam peluang inovasi pendanaan syariah, salah satunya melalui penerbitan sukuk/saham syariah UMKM, yang kini semakin berkembang nilainya.

“Ketiga, UB Halal Center agar meningkatkan kolaborasi riset dan kajian di bidang halal, termasuk terkait penataan rantai pasok dan ekosistem halal yang menjamin etika dan keberlanjutan,” tutur Wapres.

Dengan demikian, Wapres menekankan, bentuk kerja sama harus terus dibangun agar ekosistem halal regional semakin berkembang, serta berkontribusi positif pada penguatan ekosistem halal nasional, termasuk dengan menjadikan para akademisi sebagai pionir riset dan pengembangan sektor halal.

Menutup sambutannya, Wapres mengimbau, melalui penyelenggaraan Brawijaya Halal Summit 2024 seluruh pemangku kepentingan dalam sektor halal dapat semakin berlomba-lomba menciptakan inovasi untuk kemajuan ekosistem halal di Indonesia.

Baca Juga :  Petisi Dukung Budi Arie Lawan Judi Online Mencapai jumlah 30.000

“Saya mengajak para pemangku kebijakan sektor halal, pelaku usaha, akademisi, lembaga pegiat halal, untuk terus memiliki kepedulian dan kejelian dalam menciptakan inovasi-inovasi pengembangan ekosistem halal yang berkelanjutan dan berkualitas, sebagaimana yang dilakukan Universitas Brawijaya melalui UB Halal Center dan UB Halal Metric,” pungkas Wapres.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jatim Emil E. Dardak menyampaikan bahwa Provinsi Jatim selalu antusias mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Hal tersebut dapat dilihat melalui data yang dimiliki Pemerintah Provinsi. Hingga 3 Januari 2024, Provinsi Jatim bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah menerbitkan sertifikat halal sebanyak 252.490 yang 98.5 persennya adalah industri kecil dan menengah.

Emil pun berharap, peluncurah UB Halal Metric hari ini menjadi tambahan sumbangsih yang sangat bermanfaat bagi Jatim dan Indonesia dalam memajukan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Terus melakukan upaya penyempurnaan. Apa yang dikembangkan Universitas Brawijaya menjadi sumbangan luar biasa kepada ekosistem kita,” tutur Emil.

Hadir pula dalam acara ini Pj. Walikota Malang Wahyu Hidayat, Rektor Universitas Brawijaya Widodo, Jajaran Pengurus Majelis Wali Amanat Universitas Brawijaya, dan segenap civitas academica Universitas Brawijaya.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, M. Nasir, Masykuri Abdillah, M. Imam Azis, Zumrotul Mukaffa dan Arif Rahmansyah Marbun, serta Tim Ahli Wapres Nurdin Tampubolon, Johan Tedja dan Farhat Brachma. (*)

Penulis : Dudung

Editor : Santoso

Sumber Berita : Setwapres

Berita Terkait

Bulog Perkuat Cadangan Beras Nasional, Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan Tercapai
Pembangunan Puskesmas Bululawang Disorot, Diduga Pengerjaan Tak Sesuai Spek
Wisata Malang Selatan Semakin Aman, 600 PJU Bertenaga Surya Siap Terangi Wisatawan
KPK Kunjungi Kantor Bupati Blitar, Soroti Pengadaan Barang & Jasa, Dana Hibah hingga Realisasi Pokir.
Kontingen Korp Brimob Polri Raih Peringkat 7 Dunia, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Skydiving Asia
Sultan Tazzam Siap Bertarung di NEX Road to Champion, D’Kross Boxing Camp Bekasi Optimistis Raih Kemenangan
Jalan Berlubang Sebabkan Kecelakaan, Pejabat Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp120 Juta
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB