Wagub Jatim Tinjau MBG di Malang, Sertifikasi dan Evaluasi SPPG Jadi Prioritas

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat ditemui awak media di Ponpes Al-Munawariyah Bululawang

Ket foto. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat ditemui awak media di Ponpes Al-Munawariyah Bululawang

 

Malang, pendoposatu.id – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan pentingnya penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kunjungan kerja di Pondok Pesantren Al Munawariyah, Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (23/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Emil memberikan apresiasi terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilainya terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan program strategis tersebut.

Menurut Emil, pelaksanaan MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Jawa Timur menunjukkan kerja nyata di lapangan. Ia menilai para petugas SPPG bekerja dengan dedikasi tinggi dalam mendistribusikan paket makanan bergizi kepada penerima manfaat, meskipun masih terdapat sejumlah catatan evaluasi yang harus disempurnakan.

“Saya melihat langsung bagaimana para petugas bekerja dengan penuh semangat. Evaluasi juga dilakukan secara proaktif oleh BGN untuk memastikan program ini terus membaik,” ujarnya.

Program MBG menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan santri. Emil menegaskan, keberhasilan program tersebut pada akhirnya akan dinilai oleh masyarakat sebagai penerima manfaat. Namun, dari sisi penyelenggaraan, ia menilai BGN telah berupaya maksimal.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menggelar Rapat Koordinasi Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim pada Kamis (19/2/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Zulkifli Hasan, Kepala BGN Dadan Hindayana, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur. Dalam forum itu, dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari distribusi hingga standar kelayakan operasional dapur penyedia MBG.

Emil menjelaskan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran program sesuai kewenangan masing-masing. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap kendala teknis dapat segera diatasi.

Baca Juga :  Bea Cukai Malang Lepas Keberangkatan Ekspor Perdana Aneka Sambal ke Singapura, Hongkong dan Taiwan

Salah satu fokus pembahasan adalah percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG. Sertifikasi tersebut menjadi syarat penting untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan yang didistribusikan. Ia mencontohkan, terdapat beberapa lokasi yang telah mengantongi SLHS, namun masih perlu penyempurnaan karena faktor lingkungan sekitar yang belum sepenuhnya memenuhi standar.

“Standar higiene dan sanitasi harus dipenuhi secara menyeluruh. Jika masih ada kekurangan, tentu harus segera diperbaiki agar sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

Meski demikian, Emil memastikan bahwa BGN terus melakukan perbaikan secara bertahap dan berkelanjutan. Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah daerah serta pengawasan yang ketat, pelaksanaan MBG di Jawa Timur akan semakin solid dan tepat sasaran.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda di Jawa Timur.

Penulis : nes

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup
Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim
DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru