Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Penusukan di Sekitar Stadion Kanjuruhan, Hanya Butuh Waktu Kurang dari Satu Jam

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Pelaku penusukan yang berinisial S (30) yang berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Malang

Ket foto. Pelaku penusukan yang berinisial S (30) yang berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Malang

 

Malang, pensoposatu.id – Kepolisian Resor (Polres) Malang, Polda Jawa Timur, bergerak cepat mengungkap kasus penusukan yang terjadi di sekitar area Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (26/10/2025) sore.

Dalam waktu kurang dari satu jam setelah kejadian, polisi berhasil meringkus pelaku berinisial S (30), warga Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, yang diduga kuat sebagai pelaku utama penusukan terhadap seorang pria bernama Firman Arif.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menjelaskan bahwa insiden berdarah itu bermula dari keributan yang terjadi di depan sebuah toko Madura di Jalan Trunojoyo, Desa Kedungpedaringan, tak jauh dari area stadion.

“Warga mendengar keributan antara dua orang. Tak lama kemudian, korban terlihat berlari dengan kondisi bersimbah darah sebelum akhirnya terjatuh di depan Stadion Kanjuruhan,” terang AKP Nur kepada wartawan, Minggu (26/10).

Ket foto. Korban penusukan langsung mendapatkan penangan medis RSUD Kanjuruhan Malang

Petugas kepolisian yang tengah berjaga di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan. “Korban sempat kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku dan korban ternyata sudah saling mengenal. Keduanya sempat terlibat pertikaian beberapa hari sebelumnya namun dikabarkan telah berdamai.

Namun, perdamaian itu rupanya tidak bertahan lama. “Berdasarkan pemeriksaan, pelaku merasa sakit hati karena korban kembali mengungkit masalah lama yang pernah terjadi di antara mereka,” jelas AKP Nur.

Rasa sakit hati itu membuat pelaku nekat. Ia sempat pulang ke rumah untuk mengambil pisau sepanjang 30 sentimeter, lalu kembali ke lokasi tempat korban biasa nongkrong. “Begitu bertemu, pelaku langsung menyerang korban dengan pisau yang telah disiapkan dan menusukkan berkali-kali ke arah tubuh korban,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan, tim opsnal Satreskrim Polres Malang segera bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari satu jam, pelaku berhasil ditangkap di rumah saudaranya di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran.

Baca Juga :  Polres Malang Selidiki Ambruknya Kandang Ayam, Dua Tewas

“Penangkapan dilakukan dengan cepat. Kami juga mengamankan barang bukti berupa pisau dan kaos hitam yang digunakan pelaku saat kejadian,” tegas AKP Nur.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk pemilik warung di sekitar lokasi yang pertama kali melihat korban berlari dalam kondisi luka parah.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada pelaku lain yang terlibat. Semua bukti mengarah kuat kepada pelaku tunggal,” ujarnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menuturkan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap korban untuk memastikan tingkat luka yang dialami.

“Korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Kanjuruhan. Kami menunggu hasil visum sebagai dasar penentuan pasal dan proses hukum berikutnya,” jelas Bambang.

Ia menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius Polres Malang mengingat lokasi kejadian berada di kawasan publik yang ramai aktivitas masyarakat.

“Polisi bergerak cepat agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan di tengah warga. Penanganan dilakukan secara profesional dan transparan,” pungkasnya.(hms-resma)

Penulis : nes

Sumber Berita : rilis

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB