Pemkab Malang Perkuat Langkah Tekan Kemiskinan, Bupati Sanusi Tegaskan Evaluasi bagi Camat yang Tidak Mendukung Program Prioritas

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang, H.M Sanusi saat membuka Rakor program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Malang

Ket foto. Bupati Malang, H.M Sanusi saat membuka Rakor program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Malang

Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus memantapkan strategi penurunan angka kemiskinan melalui rapat koordinasi pengentasan kemiskinan yang berlangsung di Pendopo Agung Malang, Kamis (11/12/2025). Pertemuan tersebut menjadi wadah konsolidasi kebijakan sekaligus penguatan komitmen seluruh perangkat daerah dalam menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Bupati Malang, HM Sanusi, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah hingga para camat harus memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan. Ia menargetkan capaian penurunan angka kemiskinan harus terlihat setiap tahun sebagai bentuk keberhasilan pembangunan daerah.

“Seluruh program akan kita kerahkan untuk mengurangi kemiskinan,” ujarnya di hadapan peserta rapat.

Sanusi menyampaikan bahwa beberapa program strategis akan menjadi fokus percepatan, antara lain peningkatan mutu pendidikan, perluasan akses layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Ia menekankan bahwa seluruh program tersebut telah dipetakan secara terukur agar selaras dengan tujuan peningkatan kesejahteraan.

“Secara global semuanya mengarah ke sana, untuk kesejahteraan masyarakat. Nanti terukur, kita petakan agar menemukan perekonomian yang dikembangkan dan berdampak pada pengurangan kemiskinan,” jelasnya.

Di hadapan para camat, Sanusi memberikan penegasan mengenai pentingnya komitmen dan dukungan penuh terhadap agenda prioritas daerah. Ia menyatakan tidak akan ragu melakukan evaluasi hingga rotasi jabatan terhadap camat yang dinilai tidak sejalan dengan kebijakan RPJMD maupun hasil musrenbang.

“Nanti kita evaluasi camat yang abai terhadap program-program Kabupaten Malang. Yang tidak mendukung RPJMD dan tidak mendukung dari musrenbang, nanti kita rotasi,” tegasnya.

Sanusi optimistis langkah kolaboratif yang dilakukan lintas perangkat daerah mampu mempercepat target zero kemiskinan ekstrem pada 2030. Ia menuturkan bahwa penurunan angka kemiskinan yang terjadi setiap tahun merupakan fondasi penting menuju capaian tersebut.

Baca Juga :  Lembah Indah Malang Makin Bersinar, Wisata Alam Favorit dengan Konsep Petualangan dan Edukasi

“Kalau tahun ini bisa turun 1 persen, tahun depan bisa ditingkatkan lagi. Pada akhirnya 8 persen itu adalah 0 persen,” tandasnya.

Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan Kabupaten Malang pada Maret 2024 berada di angka 8,98 persen. Pada 2025, angka ini berhasil ditekan menjadi 8,78 persen, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 236.630 jiwa.

Pemkab Malang menargetkan tren penurunan ini terus berlanjut melalui penguatan pengawasan, optimalisasi program lintas sektor, serta peningkatan efektivitas pelayanan publik.

Penulis : nes

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB