Ketua Komisi IV DPRD Malang Tegaskan Komitmen: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Turun di 2026

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Malang Zia Ulhaq saat diwawancara awak media

Ket foto. Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Malang Zia Ulhaq saat diwawancara awak media

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq, menegaskan sikap tegasnya untuk mengawal penuh alokasi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan pada tahun anggaran 2026. Menurutnya, dua sektor ini merupakan urusan vital dan menyangkut hajat hidup masyarakat, sehingga tidak boleh mengalami penurunan sedikit pun.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu secara langsung menyampaikan permintaannya kepada Bupati Malang agar porsi anggaran pendidikan dan kesehatan tidak dikurangi, bahkan bila memungkinkan ditingkatkan.

“Pak Bupati, untuk soal pendidikan dan kesehatan ini jangan sampai diturunkan. Karena ini soal kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Malang. Alhamdulillah, Pak Bupati juga sepakat,” ujar Zia Ulhaq, Rabu (22/10/20265

Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Malang akan terus mengawal kebijakan anggaran 2026 agar tidak ada pengurangan terhadap dua sektor yang paling banyak bersentuhan dengan masyarakat tersebut.

“Saya akan memastikan bahwa anggaran pendidikan dan kesehatan tidak dikurangi. Tidak boleh dikurangi, karena ini yang paling dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Zia menuturkan, anggaran kesehatan berperan penting dalam menjamin kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan nasional. Ia mencontohkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Malang.

“Banyak warga yang belum punya BPJS, mereka masih sangat bergantung pada Jamkesda. Kalau program ini sampai dikurangi, dampaknya bisa luar biasa. Karena ketika mereka sakit, Jamkesda inilah yang menolong,” jelasnya.

Sementara di sektor pendidikan, Zia menilai pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan harus terus dijaga. Ia berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi atau minimnya fasilitas pendidikan.

“Pendidikan adalah pondasi masa depan daerah. Jadi harus benar-benar diperhatikan agar semua anak bisa sekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.

Selain menjaga stabilitas anggaran, Zia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun program dengan tepat sasaran, transparan, dan berpihak kepada rakyat kecil. Menurutnya, kebijakan publik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lapisan bawah.

“DPRD akan terus memperjuangkan agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada masyarakat kecil. Ini bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” tegas Zia.

Dengan komitmen kuat DPRD dan dukungan Pemerintah Kabupaten Malang, ia optimistis bahwa kualitas layanan pendidikan dan kesehatan akan semakin meningkat di tahun 2026.

“Kalau dua sektor ini dijaga, maka kesejahteraan masyarakat Malang akan ikut naik. Karena pendidikan dan kesehatan adalah kunci pembangunan manusia,” pungkasnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis
Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terbaru

Surat pernyataan Anton Apriansah secara tertulis (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:22 WIB

You cannot copy content of this page