DPRD Pasuruan Abaikan Aspirasi Publik, LSM Ampuh Nusantara Ancam Pengerahan Massa

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, PASURUAN – Kesabaran LSM Ampuh Nusantara Bersatu habis sudah. Setelah tiga kali agenda audiensi mereka dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan ditunda tanpa kejelasan, kekecewaan LSM ini memuncak dan berujung pada ancaman aksi unjuk rasa besar-besaran di kantor wakil rakyat. Sikap abai dewan ini dinilai sebagai pengkhianatan terhadap aspirasi masyarakat.

Ketua Umum Ampuh Nusantara Bersatu, Vicky Arianto, menilai sikap DPRD ini sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap aspirasi masyarakat.

“Jelas pihak DPRD Kabupaten Pasuruan tidak memiliki kepekaan dengan aspirasi masyarakat dan meremehkan masyarakat. Seharusnya mereka (Komisi IV) peka dengan kondisial saat ini,” ucap Vicky pada Kamis siang (18/9/25).

Vicky mengungkapkan permohonan audiensi dengan wakil rakyat ini terkait temuan mereka dilapangan tentang dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan yang memprihatinkan.

Awalnya, pertemuan dijadwalkan pada Kamis, 11 September 2025. Namun, jadwal itu ditunda ke 17 September. Penundaan kedua kembali terjadi, hingga dijadwalkan ulang pada Kamis, 18 September.

“Surat kami tersebut diterima dan telah dijadwalkan oleh pihak Komisi IV DPRD Kabupsten Pasuruan, pada Kamis 11 September 2025 pukul 13:00Wib,” ujarnya.

Namun, saat perwakilan LSM hadir di kantor dewan, tidak ada satu pun anggota Komisi IV yang muncul. Saat di konfirmasi ke staf sekretariat, seluruh anggota dewan sedang menghadiri rapat dengan Bupati.

Vicky merasa alasan ini tidak masuk akal, sebab menurutnya, anggota legislatif adalah mitra eksekutif, bukan bawahan. Ia bahkan menuding DPRD telah melanggar Undang-Undang yang seharusnya menampung aspirasi rakyat.

“Ini sangat menggelikan dan sangat konyol, masak anggota yang notabenenya legislatif menurut dengan eksekutif. Legislatif itu adalah mitra eksekutif, artinya anggota DPRD bukan salah satu SKPD yang ada dibawahnya Bupati,” tegasnya.

Baca Juga :  Jaga Kebugaran dan Perkuat Sinergitas, TNI - Polri dan Purnawirawan Olahraga Bersama di Batalyon Zipur 10

“Seandainya pun harus memenuhi urgensi rapat dengan pihak Pemkab Pasuruan, seharusnya ada dua atau 3 perwakilan dari jajaran Komisi IV menemuhi kami,” tambahnya.

LSM Ampuh Nusantara Bersatu menganggap sikap DPRD ini sebagai pengkhianatan terhadap mandat rakyat. Vicky Arianto menegaskan bahwa jika ruang dialog terus ditutup, demonstrasi akan menjadi pilihan terakhir.

“Kami menuntut DPRD meminta maaf secara terbuka. Jika dalam waktu 3×24 jam tidak ada itikad baik, kami akan gelar aksi unjuk rasa,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV, Andri Wahyudi, menyampaikan permohonan maaf. Ia mengklarifikasi bahwa seluruh anggota Komisi IV tidak menghadiri rapat karena diundang Bupati, melainkan karena ada agenda mendadak dari KPK.

“Rapat ini undangan dari KPK terkait sosialisasi dan pencegahan tindak pidana korupsi bagi anggota dewan,” jelas Andri.

Ia menambahkan bahwa acara tersebut bersifat wajib bagi seluruh anggota dewan dan berjanji akan segera menjadwal ulang audiensi dengan LSM Ampuh Nusantara Bersatu. (dul).

Penulis : Abdul

Editor : Gus

Berita Terkait

Dugaan Asusila di Area Pemkab Pasuruan Makin Memanas, Staf Dispendik Akui Rekaman dan Transfer Uang Rp10 Juta
Rutan Bangil Gelar Screening Kesehatan Gratis Peringati HBP ke-62, Wujud Pelayanan Nyata bagi Masyarakat
Rutan Bangil Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara di Bulan Ramadan
SMPN 2 Bangil Gelar Lomba Dies Natalis 2026, Cetak Generasi Emas 2045 Bermental Juara
Kasus PMK Merebak di 24 Kecamatan, 148 Ekor Ternak Terdampak, Pemkab Pasuruan Gaspol Vaksinasi 10 Ribu Dosis
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tidak Merata, Ketua DPRD Pasuruan Soroti Pelaksanaan MBG yang Pilih-Pilih
Polres Pasuruan Bongkar 25 Kasus Narkotika Januari 2026, Amankan 46 Tersangka dan 5 Kilogram Lebih Sabu
Upacara Khidmat Hari Jadi Pasuruan ke-1096 Jadi Momentum Kebangkitan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB