Pasuruan, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) melakukan perbaikan Jalan Sidogiri–Kanigoro yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang di sejumlah titik. Perbaikan dilakukan melalui program pemeliharaan rutin berupa tambal sulam guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas SDA BMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief menegaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya memprioritaskan program pemeliharaan jalan kabupaten, baik pemeliharaan rutin maupun peningkatan jalan.
“Untuk pemeliharaan rutin Jalan Sidogiri–Kanigoro, kami menganggarkan sekitar Rp10 juta dari APBD Kabupaten Pasuruan,” ujar Sarinah, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di kawasan Sidogiri–Kanigoro. Tahun ini, Dinas SDA BMBK juga menangani sekitar 12 titik pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Pasuruan dan sebagian sudah mulai dikerjakan.
Menurut Sarinah, ruas Jalan Sidogiri hingga Kanigoro memiliki panjang yang cukup signifikan sehingga membutuhkan penanganan bertahap. Karena itu, pemerintah daerah juga menyiapkan peningkatan jalan melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
“Karena ruas jalan dari Sidogiri, Kecamatan Kraton sampai Kanigoro, Kecamatan Rembang cukup panjang, maka selanjutnya akan kami tingkatkan melalui dana DBHCHT 2026 dengan sistem pengecoran berkala,” jelasnya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga setempat bernama Agus mengaku bersyukur karena kondisi jalan kini lebih aman dilalui kendaraan.
“Alhamdulillah jalan Sidogiri sudah diperbaiki oleh dinas. Kami sekarang lebih aman dan tidak takut jatuh saat melewati jalan tersebut, meskipun sementara ini masih ditambal,” ujarnya.
Perbaikan Jalan Sidogiri–Kanigoro diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat serta mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang yang sebelumnya banyak dikeluhkan pengguna jalan.
Penulis : Dul











