Bupati Malang Apresiasi 70 Entitas dalam Enviro Fair 2025: Dorong Kolaborasi Massif Penanganan Lingkungan

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan hidup saat menyerahkan  penghargaan lingkungan hidup pada Kepala Sekolah SMPN I Pakis, Dra. Nurus Solehati

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan hidup saat menyerahkan penghargaan lingkungan hidup pada Kepala Sekolah SMPN I Pakis, Dra. Nurus Solehati

 

Malang, pendooposatu.id — Pemerintah Kabupaten Malang memberikan penghargaan kepada lebih dari 70 pelaku usaha, institusi pendidikan, pondok pesantren, dan elemen masyarakat yang dinilai berkontribusi signifikan dalam program lingkungan hidup. Apresiasi tersebut disampaikan dalam ajang Enviro Fair 2025 yang digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Senin (17/11/2025).

Bupati Malang H.M. Sanusi menegaskan bahwa penanganan persoalan kebersihan dan lingkungan hidup tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Menurutnya, kolaborasi semua pihak merupakan kunci untuk menciptakan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

“Program penanganan kebersihan itu adalah tanggung jawab kita bersama dan untuk kepentingan kita bersama,” ujar Sanusi.

Sanusi mengungkapkan, kontribusi para pihak selama ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari penyediaan arm roll, fasilitas pengangkutan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, hingga bantuan pengembangan biogas. Seluruh bantuan tersebut tersalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang.

“Ada yang bantu arm roll, ada penanaman pohon, bebet pohon, ada yang bantu biogas. Banyak macam bantuannya, jumlahnya lebih dari 70,” katanya.

Bupati Sanusi turut menekankan bahwa penguatan peran sekolah, desa, dan pelaku usaha dibutuhkan agar persoalan kebersihan dapat ditangani di tingkat paling bawah. Dengan demikian, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan.

“Ke depan, pemerintah tidak harus menangani semuanya. Masing-masing sekolah dan lingkungan harus mampu menyelesaikan persoalan kebersihan secara mandiri,” ucapnya.

Untuk optimalisasi pengolahan sampah di TPA, Pemkab Malang juga menyiapkan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF), yakni bahan bakar alternatif berbahan dasar sampah. Sanusi memastikan bahwa Kabupaten Malang telah menjalin kerja sama dengan Semen Indonesia sebagai pengguna produk RDF tersebut.

“Sampah di TPA akan diurai menjadi RDF. Teknologi ini sekaligus memberi nilai tambah pada sampah yang sebelumnya tidak termanfaatkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Kirab Budaya Gampingan 2025 Meriah, Abah Rofi’i Singgung Pentingnya Jalan Lingkar

Dalam acara tersebut juga dipaparkan sejumlah perusahaan yang memberikan dukungan nyata terhadap program lingkungan Pemkab Malang. Di antaranya:

Bis Bagong: bantuan arm roll, kontainer, dan truk, Bank Jatim: dua unit kontainer, PG Kebon Agung dan PG Kerebet Baru: unit arm roll dan Eka Mas Fortune: bibit tanaman untuk pemulihan lahan rusak.

Sanusi menyebut kontribusi tersebut sebagai bukti bahwa dunia usaha semakin terlibat dalam agenda pembangunan berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, menyampaikan bahwa Enviro Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana mendorong perusahaan lain untuk berkontribusi melalui CSR.

“Ini adalah bentuk penghargaan kepada pelaku usaha yang sudah mendukung program DLH. Kami berharap perusahaan yang belum terlibat dapat ikut serta ke depan,” kata Dzulfikar.

Ia menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan meliputi penanaman pohon, pengelolaan sampah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan berbagai program berbasis lingkungan lainnya.

“Semua dukungan ini pada akhirnya memperkuat upaya kita menjaga lingkungan dan menciptakan Kabupaten Malang yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB