Bappenas Dukung Pengembangan Pariwisata dan Perkebunan di Malang: Dorong Pendanaan Inovatif dan Berkelanjutan

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto. Menteri PPN/Bappenas RI Rachmad  Pambudi (kanan) didampingi Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib melihat dari dekat kebun kopi di Benjor Pine Camping Ground Desa Benjor Tumpang

ket foto. Menteri PPN/Bappenas RI Rachmad Pambudi (kanan) didampingi Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib melihat dari dekat kebun kopi di Benjor Pine Camping Ground Desa Benjor Tumpang

 

Malang, pendoposatu.id – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perkebunan di Kabupaten Malang. Hal itu disampaikan oleh Menteri PPN/Bappenas RI, Rachmad Pambudi, melalui Kepala Biro Humas Bappenas, Ardian Nugroho, saat mengunjungi kebun kopi di Benjor Pin Camping Ground, Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (25/10/2025).

“Ya, jadi kami di Kementerian PPN/Bappenas memiliki program untuk mendukung program-program dari kementerian, lembaga, dan daerah. Kali ini dukungannya diarahkan untuk sektor perkebunan dan pariwisata,” ujar Ardian.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung potensi daerah dan merumuskan langkah konkret dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.

“Datang ke sini itu ingin melihat langsung. Semoga apa yang sudah kami lihat hari ini bisa kami bantu ke depannya,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Hj. Lathifah Shohib menyambut baik kehadiran rombongan Bappenas di kawasan wisata Tumpang. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk mendapatkan dukungan, termasuk dari pendanaan luar negeri.

“Salah satu yang bisa kita jajaki adalah bagaimana ada proses hibah dari luar negeri untuk mendukung sektor pariwisata, baik di Kabupaten Malang maupun di Jawa Timur secara luas,” ujar Lathifah.

Terkait potensi pariwisata di Jawa Timur, Ardian menjelaskan bahwa daerah ini memiliki banyak peluang, terutama di sektor ekowisata dan konservasi alam.

“Sebetulnya banyak sekali, terutama yang berkaitan dengan ekopark dan berbagai program konservasi. Saat ini kami sedang melakukan pendataan dan Bappenas sudah menyusun dokumen yang disebut Green Book, yang berisi daftar proyek dari Sabang sampai Merauke,” terangnya.

Lebih lanjut, Ardian menyebutkan bahwa arah kebijakan pendanaan pembangunan kini diarahkan untuk tidak bergantung sepenuhnya pada APBN.

Baca Juga :  Pantai 3 in 1 Banyu Meneng Malang Jadi Primadona Wisatawan, Sajikan Olahraga Air Hingga Kuliner Seafood

“Kami mengikuti arahan Bapak Presiden, kalau bisa tidak semua proyek menggunakan APBN. Jadi kami dorong pendanaan dari pihak lain, baik luar negeri, dalam negeri, maupun kerja sama dengan swasta. Bisa juga melalui skema CSR atau investasi,” jelasnya.

Menurutnya, setiap proyek yang mendapat pendanaan—baik hibah maupun pinjaman—harus memiliki kemampuan finansial untuk mengembalikannya, sehingga tidak membebani keuangan negara.

“Intinya, kalau pun harus pinjaman, proyek tersebut harus bisa menghasilkan keuntungan untuk membayar bunga atau pokok pinjaman. Jadi pembangunan tetap produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Ardian juga menegaskan bahwa kunjungan Bappenas ke Malang tidak berhenti pada tataran wacana.

“Tadi Pak Menteri menyampaikan, kita akan coba sekuat tenaga untuk membantu di sini. Dan kami harapkan ini akan konkret, bukan hanya kunjungan seremonial, tapi menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Wakil Bupati Malang Hj. Lathifah Shohib usai mendampingi Menteri Rachmad Pambudi, menyambut baik kehadiran rombongan Bappenas di kawasan wisata Tumpang. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk mendapatkan dukungan, termasuk dari pendanaan luar negeri.

 

 

 

Penulis : nes

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB