Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Peresmian gedung baru LP Ma'arif NU Kabupaten Malang oleh ketua Prof.Dr.H. Abdul Malik Amrullah didampingi Ketua PCNU, KH Hamim Kholili dan sesepuh Ma'arif

Ket foto. Peresmian gedung baru LP Ma'arif NU Kabupaten Malang oleh ketua Prof.Dr.H. Abdul Malik Amrullah didampingi Ketua PCNU, KH Hamim Kholili dan sesepuh Ma'arif

 

Malang, pendoposatu.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) telah memiliki fondasi pendidikan yang kuat, mulai dari pesantren hingga perguruan tinggi. Namun, ia mengingatkan agar kualitas dan daya guna lembaga pendidikan, khususnya di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang, terus ditingkatkan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Budiar Anwar saat menghadiri peresmian gedung baru LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, di Kecamatan Pakisaji, Sabtu (3/1/2026), yang dinilainya sebagai momentum penting penguatan tata kelola pendidikan NU.

“Sekarang NU sudah oke. Ada pendidikan perguruan tinggi, ada Universitas Islam Malang. Rata-rata kyainya juga punya pondok pesantren. Tapi ini tetap perlu ditingkatkan lagi,” tegas Budiar Anwar.

Ia menekankan bahwa keberadaan gedung baru harus diiringi dengan kinerja lembaga yang produktif dan aplikatif. Menurutnya, banyak lembaga pendidikan memiliki unit penjaminan mutu, namun belum mampu menerapkan hasil kajian secara konkret.

“Banyak perguruan tinggi punya Lembaga Penjaminan Mutu, tapi tidak berdaya. Hasil kajiannya hanya ditumpuk. LP Ma’arif harus bisa menerapkan kajian untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang, Budiar Anwar saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru LP Ma’arif NU

Budiar Anwar juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan peningkatan daya saing global. Ia mencontohkan kerja sama Universitas Islam Malang (Unisma) dengan mitra dari China dalam pengembangan pertanian jagung, serta mengapresiasi capaian SMK NU Nusa Poncokusumo yang berhasil meraih sertifikasi ISO 21001:2018 di bidang pendidikan.

“ISO 21001:2018 tidak lepas dari manajemen dan sumber daya manusia. Ini membutuhkan capacity building, peningkatan SDM, hingga penguatan organisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Amrullah, menegaskan bahwa kemandirian merupakan nilai dasar Ma’arif sejak awal berdirinya NU.

Baca Juga :  Tuntut Keadilan untuk Affan, Ratusan Ojol Malang Aksi Solidaritas di Depan Gedung DPRD

“Kemandirian Ma’arif lahir dari pergerakan masyarakat. Dari kepercayaan itulah akhirnya terbangun kemandirian,” katanya.

Ia menambahkan, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang telah membangun sistem manajemen dan database terintegrasi melalui JAMaNU (Jaringan Madrasah Ma’arif NU) untuk memetakan potensi sekolah dari tingkat akreditasi hingga kesiapan menuju standar nasional dan internasional.

“Dari database itu kami tahu sekolah yang potensial untuk naik ke level nasional maupun internasional. Target kami jelas, Ma’arif menuju kelas dunia,” tandasnya.

Saat ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang tengah menuntaskan proses sertifikasi ISO 21001:2018, yang ditargetkan rampung dan diterima bulan ini, sebagai langkah konkret mewujudkan pendidikan Ma’arif yang mandiri, profesional, dan berdaya saing global.

Penulis : nes

Berita Terkait

ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB