Malang, pendoposatu.id – Bea Cukai Malang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Pada Sabtu malam, 15 November 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, tim patroli darat bergerak cepat setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan pengiriman rokok tanpa pita cukai melalui sebuah jasa ekspedisi tujuan Malang.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Malang, Johan Pandores, menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini. “Begitu informasi kami terima, tim langsung turun untuk memastikan dan menindaklanjuti. Respons cepat ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.
Patroli kemudian diarahkan menuju salah satu jasa ekspedisi di Jalan Tegal Mapan, Jalan Raya Pakis Kembar, Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah paket yang dicurigai berisi barang kena cukai tanpa izin.
Hasil pemeriksaan mengungkap pengiriman rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) dari berbagai merek seperti GP, ST16MA, serta beberapa merek lainnya. Total barang bukti mencapai 64.769 bungkus atau 1.294.620 batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai.
“Temuan ini menunjukkan masih tingginya upaya distribusi rokok ilegal melalui jalur ekspedisi. Kami akan terus memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menekan peredarannya,” terang Johan Pandores.
Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Malang untuk proses penelitian dan pemeriksaan lanjutan. Dari hasil penindakan tersebut, negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp966.199.320, sementara nilai barang diperkirakan mencapai Rp1.923.198.700.
Bea Cukai Malang menegaskan bahwa operasi seperti ini akan terus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Pengawasan intensif di jalur distribusi, termasuk ekspedisi, disebut sebagai langkah strategis untuk menekan peredaran barang ilegal yang merugikan negara.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di bidang cukai,” pungkas Johan Pandores.
Penulis : nez











