Wabup Malang Buka Pelatihan SDM Koperasi Merah Putih: Dorong Desa Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (sumber foto.prokopim)

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (sumber foto.prokopim)

 

Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi berbasis desa melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang berlangsung di Cakra Resident Hotel, Kecamatan Turen, Senin (10/11) pagi.

Pelatihan ini diikuti oleh para pengurus Koperasi Merah Putih dari Kecamatan Turen, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Dampit. Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi fondasi kemandirian desa.

“Melalui koperasi desa, kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkeadilan. Koperasi harus menjadi pusat produksi dan distribusi berbasis potensi lokal. Ini bagian dari gerakan besar untuk menyejahterakan rakyat di akar rumput,” tegasnya.

Program Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis Presiden RI Prabowo Subianto. Tujuan utamanya adalah menjadikan desa sebagai pilar pembangunan nasional melalui distribusi ekonomi yang lebih merata, pemangkasan rantai pasok, dan peningkatan pendapatan masyarakat desa.

“Koperasi Merah Putih adalah mesin penggerak ekonomi rakyat. Kita ingin petani, nelayan, dan pelaku UMKM mendapatkan harga layak dan kepastian pasar, bukan lagi dikendalikan tengkulak atau middleman,” lanjut Wabup Lathifah.

Kabupaten Malang tercatat sebagai salah satu daerah pelopor pelaksanaan program Koperasi Merah Putih. Pada 19 April 2025 lalu, tiga desa di Kabupaten Malang — Randugading, Ngawonggo, dan Pakisaji — menjadi lokasi percontohan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan koperasi.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah Malang MAKMUR Berkelanjutan yang menekankan kemandirian, keberlanjutan ekonomi, dan daya saing masyarakat desa.

Baca Juga :  Tugu Tirta Kota Malang Siaga Penuh, Ribuan Pelanggan Terdampak Proyek Drainase Soekarno-Hatta

Wabup menjelaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih memberikan manfaat nyata, antara lain: pembukaan lapangan kerja baru di sektor riil desa, distribusi pendapatan yang lebih merata, ketahanan ekonomi desa terhadap fluktuasi pasar, akses keuangan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM dan penurunan angka kemiskinan ekstrem.

“Kita ingin desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi subjek yang berdaya, mandiri, dan mampu mengelola kekayaan sendiri,” ungkapnya.

Wabup juga mengapresiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang sebagai penyelenggara kegiatan ini.

“Pemkab Malang memerlukan pengurus koperasi yang tangguh, cakap digital, dan berintegritas. Semangat merah putih dalam koperasi harus hidup dalam tindakan, bukan hanya simbol,” tegas Bu Nyai.

Ke depan, Pemkab Malang akan memperkuat kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah desa hingga lembaga keuangan, untuk memastikan koperasi berjalan profesional, cepat, dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Wabup mengajak seluruh peserta untuk menjadikan koperasi sebagai instrumen nyata pemberdayaan ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari bersama membangun desa, membangun koperasi, dan membangun bangsa,” pungkasnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru