Bagikan Bantuan Beras Di Dau Malang, Menteri PMK Bilang Begini

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption. Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat disaksikan Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat memberikan bantuan beras pada warga Desa Mulyagung Kecamatan Dau

Caption. Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat disaksikan Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat memberikan bantuan beras pada warga Desa Mulyagung Kecamatan Dau

PENDOPOSATU.id MALANG -Walaupun menimbulkan kontroversi di kalangan akademisi terkait pemberian bantuan sosial, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia menyalurkan bantuan pangan “Cadangan Beras Pemerintah” pada ratusan warga masyarakat di Balai Desa Mulyagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang, Selasa (06/02/2024) siang.

Menurut Menteri PMK, Muhadjir Effendy, hari ini pihaknya melakukan monitoring distribusi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disiapkan untuk bencana dan kenaikan harga beras seperti saat ini.

“CBP disiapkan untuk kondisi bencana terutama kalau ada masalah dengan harga pangan terutama beras, dan kita tahu saat ini harga beras terus merangkak naik, kalau naik yang yang menderita kan masyarakat,” ungkap Menteri PMK usai penyerahan simbolis bantuan beras untuk masyarakat Desa Mulyagung, Selasa (06/02/2024) siang.

Muhadjir menambahkan, bahwa Presiden Jokowi menetapkan dan memerintahkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk jenis beras ini diperluas, ada juta KPM dan BLT El Nino ada 19 juta penerima.

“Jadi Presiden memerintahkan untuk memperluas bantuan beras bagi KPM dan BLT El Nino menjadi 22 juta lebih penerimanya,” beber Muhadjir.

Penerima bantuan dari CBP ini, setiap kepala keluarga akan menerima 10 kilo per bulan yang nantinya akan mendapat bantuan selama 3 bulan.

Untuk wilayah yang sulit dijangkau karena kondisi geografis, bantuannya akan diberikan sekaligus 30 kilo per KK.

“Setiap KK akan menerima 10 kilo per bulan selama 3 bulan mulai Januari, Februari dan Maret, namun untuk wilayah yang sulit terjangkau, bantuan beras CBP akan diberikan sekaligus 3 bulan di bulan Januari,” katanya.

Program CBP ini untuk mempertebal daya beli masyarakat dan mempertebal konsumsi masyarakat agar tidak terjadi kekurangan pangan yang nantinya bisa berdampak pada kelaparan, “Kalau nanti itu dibiarkan beresiko pada pada keamanan apalagi saat ini musim politik, intinya kalau kelaparan sangat berpengaruh besar,” jelas Muhadjir.

Baca Juga :  826 CPNS Diambil Sumpah, Bupati Sanusi Dorong ASN Harus Berpegang Teguh Pada Budaya Kerja 5K

Saat ditanya awak media perihal Bansos ada kepentingan politik, Muhadjir menerangkan kehadiran Presiden yang memberikan langsung bantuan Sosial tersebut sifatnya melaunching saja, diawal dan diakhir tahun Presiden pasti turun ke lapangan membagikan bermacam bantuan.

“Bapak Presiden dalam turun ke lapangan diawal dan diakhir tahun sifatnya ingin mengecek, apakah tahun itu bantuan bisa berjalan baik, kemudian di tahun depan bantuan tersebut bisa lancar apa tidak, itu saja,” tandas Muhadjir.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang mengucapkan selamat datang pada Menteri PMK dan terima kasih telah memberikan bantuan pada masyarakat kabupaten Malang.

Selamat datang Bapak Menko PMK, setiap kali pulang ke Malang, terus keliling, setiap keliling selalu meninggalkan sesuatu. Tentunya diantara yang hadir calon penerima bantuan ini tidak selamanya ingin terus-terusan diberikan bantuan beras, namun ada bantuan yang sifatnya membangun. Bagaimana yang muda-muda ini menjadi insan yang kreatif, dengan bantuan atau program yang bermanfaat. Serta ada bantuan dan pelatihan-pelatihan yang kemudian bisa dikembangkan. Dengan demikian, kelak ke depannya menjadi insan yang maju, kreatif dan sukses,” pungkas Didik Gatot Subroto Wakil Bupati Malang yang mewakili Bupati Malang.

Hadir pada penyaluran bantuan tersebut, Pj Sekretaris Daerah, OPD, Muspika dan warga masyarakat Desa Mulyo agung Kecamatan Dau.

Penulis : soeseno

Editor : santoso

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:17 WIB

H+3 Lebaran, Arus Tol Malang Naik Signifikan, Polisi Perketat Jalur Wisata

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB