Dugaan Asusila Di Area Pemkab Pasuruan Makin Memanas, Staf Dispendik Akui Rekaman Dan Transfer Uang Rp.10 Juta

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadi Kurniawan Saat Di Mobil Yang Parkir Area Pemkab Pasuruan (Foto: Abdullah Pendoposatu)

Hadi Kurniawan Saat Di Mobil Yang Parkir Area Pemkab Pasuruan (Foto: Abdullah Pendoposatu)

 

PASURUAN, pendoposatu.id – Kasus dugaan perbuatan tak pantas yang terjadi di area parkir kompleks Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memantik perhatian publik. Sorotan kini mengarah pada pengakuan seorang pria bernama Hadi Kurniawan yang disebut sebagai staf di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan terkait rekaman suara hingga bukti transfer uang yang beredar luas di media sosial.

Hadi mengakui adanya percakapan dan transaksi uang kepada oknum tertentu yang diduga meminta imbalan agar video dugaan asusila tersebut tidak disebarluaskan maupun diberitakan ke publik.

Pengakuan itu memperkuat polemik yang sejak beberapa hari terakhir ramai dibahas masyarakat. Dalam rekaman suara yang beredar, Hadi terdengar memohon agar video tersebut tidak dipublikasikan. Ia mengaku khawatir istrinya mengetahui kejadian yang diduga terjadi di area parkir Pemkab Pasuruan itu.

“Aku njaluk tolong mas, aku pas totok omah. Aku wedi krungu bojoku,” ucap Hadi dalam rekaman suara yang beredar, yang berarti dirinya meminta agar persoalan itu tidak sampai diketahui sang istri.

Tak hanya itu, beredar pula rekaman lain yang diduga memuat pembicaraan terkait permintaan uang agar video tersebut tidak viral. Dalam komunikasi tersebut, nominal uang yang disebut mencapai Rp.10 juta.

“Ini ada mas Rp.8 juta. Saya minta rekeningnya. Untuk yang Rp2 juta masih saya carikan mas. Pokok malam ini selesai. Dan saya minta jangan disebarkan video itu,” kata Hadi dalam rekaman yang kini beredar luas.

Pengakuan Hadi terkait keberadaan rekaman suara dan bukti transfer itu menjadi perhatian publik. Sebab, di sisi lain pihak terkait sebelumnya menyatakan tidak ada tindakan asusila seperti yang ramai diberitakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, mengatakan pihaknya telah melakukan pembinaan internal terhadap yang bersangkutan setelah kejadian tersebut mencuat. Hasil pendalaman internal, kata dia, telah diserahkan ke BKPSDM Kabupaten Pasuruan untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga :  Bupati Malang Sidak Puskesmas Pakis, Infrastruktur, Keselamatan Dan Akses Jalan Menjadi Perhatian 

“Kalau terkait asusila, sesuai keterangan yang bersangkutan memang tidak melakukan kegiatan tersebut. Karena berkas sudah di BKPSDM, silakan lebih jelasnya bisa ke BKPSDM,” ujar Tri Krisni Astuti.

Namun demikian, pernyataan Hadi yang membenarkan adanya rekaman dan transfer uang justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai pengakuan tersebut menjadi indikasi adanya upaya agar video dugaan perbuatan tak pantas itu tidak menyebar luas.

“Benar, bukti transfer dan rekaman dengan oknum tersebut benar adanya,” kata Hadi singkat.

Sebelumnya, lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan di kawasan Raci, Bangil, digegerkan oleh video berdurasi 2 menit 7 detik yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila di dalam sebuah mobil di area parkir kantor pemerintahan.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (6 Mei 2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah petugas Satpol PP menginterogasi seorang pria berkemeja putih berlogo Pemerintah Kabupaten Pasuruan di lokasi kejadian.(Dul)

Penulis : Abdullah

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung
Rakor Bakorwil Malang Dan BKD Provinsi Jatim, Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Manajemen ASN
Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak
Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa
34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur
Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam
Menelisik Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Malang: Antara Kebutuhan, Efisiensi, Dan Diamnya APH
Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB