Timor Leste Incar Produk Malang, Skema Impor hingga Rencana Bangun Pabrik Mulai Dibahas

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Delegasi negara Timor Leste bersama owner kripik Lumba Lumba Lumba, Sucipto, owner rokok Sayap Mas, Abah Sulaiman dan beberapa perwakilan OPD usai meninjau pabrik pengolahan kripik

Ket foto. Delegasi negara Timor Leste bersama owner kripik Lumba Lumba Lumba, Sucipto, owner rokok Sayap Mas, Abah Sulaiman dan beberapa perwakilan OPD usai meninjau pabrik pengolahan kripik

Malang, pendoposatu.id – Minat Pemerintah Demokratik Timor Leste terhadap produk industri Kabupaten Malang semakin serius. Dalam kunjungan resmi bersama Incanto Group, delegasi yang dipimpin Kepala Kabinet Kantor Wakil Perdana Menteri, Leo da Costa Oliveira, mulai membahas skema kerja sama konkret dengan pelaku usaha lokal.

Salah satu pelaku usaha yang dilirik adalah Sucipto, owner Kripik Lumba-Lumba Turen. Ia menyebutkan bahwa kerja sama yang ditawarkan tidak langsung pada investasi besar, melainkan dimulai dari tahap impor produk unggulan Malang.

“Mereka ingin impor dulu produk dari Malang, khususnya rokok dan makanan ringan seperti kripik. Setelah itu baru ke arah kemitraan membangun industri di Timor Leste,” kata Sucipto, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, pendekatan bertahap ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak karena dapat mengukur potensi pasar sekaligus kesiapan produksi. Produk Malang akan diuji lebih dulu di pasar Timor Leste sebelum masuk ke tahap pembangunan pabrik.

Kunjungan tersebut juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dari Pemerintah Kabupaten Malang, seperti Dinas Koperasi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Dinas Ketahanan Pangan. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap peluang ekspor dan investasi ini.

Selain sektor makanan ringan, industri rokok juga menjadi perhatian utama. Delegasi bahkan meninjau langsung lokasi produksi milik pengusaha rokok Abah Sulaiman untuk melihat kapasitas dan kualitas produksi di lapangan.
Sucipto menilai, peluang ekspansi ke Timor Leste sangat terbuka lebar. Ia mengungkapkan bahwa selain dukungan pemerintah setempat, ketersediaan bahan baku di Timor Leste menjadi daya tarik tersendiri.

“Bahan bakunya di sana banyak, tapi belum dikelola secara maksimal. Ini peluang besar untuk membuka usaha di sana,” ujarnya.

Ia juga mengaku tertarik jika diajak terlibat langsung dalam pembangunan industri kripik di negara tersebut. Menurutnya, kemudahan dalam proses kerja sama menjadi nilai tambah.

Baca Juga :  Pemotongan TKD Rp 640 Miliar, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Anggaran Prioritas Tetap Dijaga

“Kalau diajak kerja sama buka pabrik kripik di sana, saya sangat minat. Yang penting sama-sama menguntungkan,” tegasnya.

Rencana tindak lanjut dari penjajakan ini sudah mulai disusun. Dalam waktu dekat, sejumlah pelaku usaha Malang dijadwalkan akan melakukan kunjungan balasan ke Timor Leste.

“Insya Allah bulan Juni kami diundang ke sana untuk melihat langsung kondisi pasar dan peluang yang ada, supaya bisa disesuaikan dengan rencana kerja sama ke depan,” pungkas Sucipto.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa produk-produk lokal Kabupaten Malang berpotensi menembus pasar internasional, sekaligus membuka jalan bagi investasi industri di luar negeri.

Penulis : nes

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup
Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim
DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru