Harlah ke-20 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Ribuan Jamaah Bersholawat dan Komitmen Mutu Berstandar Internasional

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Puncak Harlah ke 20 SMK Nusa Poncokusumo

Ket foto. Puncak Harlah ke 20 SMK Nusa Poncokusumo

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id — Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-20 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo berlangsung khidmat dan semarak, Jumat malam (13/2/2026). Ribuan jamaah memadati halaman sekolah dalam gelaran Nusa Bersholawat yang dirangkai dengan Haul Muasis dan Muharrik, menandai dua dekade perjalanan lembaga pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jamaah tersebut.

Diperkirakan sekitar 3.000 hingga 4.000 jamaah hadir dalam kegiatan akbar ini. Mereka terdiri dari siswa kelas X hingga XII, wali santri, wali murid, tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, hingga tamu undangan dari berbagai unsur kelembagaan. Antusiasme jamaah terlihat sejak sore hari, memadati area sekolah untuk mengikuti rangkaian doa, dzikir, dan sholawat bersama.

Kepala SMK NU Sunan Ampel, Imron Syahroni, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa momentum dua dekade ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan peneguhan arah dan komitmen kelembagaan.

“Tema harlah kali ini adalah komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu SMK secara berkelanjutan hingga diakui secara internasional. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu sekolah ini telah tersertifikasi ISO,” ujar Imron di sela kegiatan, Jumat (13/2/2026) malam.

Ia menjelaskan, sertifikasi ISO menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola manajemen sekolah, pelayanan pendidikan, serta sistem penjaminan mutu internal. Dengan standar tersebut, sekolah menargetkan peningkatan daya saing lulusan, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

Rangkaian Harlah ke-20 telah dimulai sejak 31 Januari 2026 melalui grand opening yang dirangkai dengan pameran proyek kokurikuler siswa kelas X. Pameran tersebut menampilkan hasil karya dan inovasi siswa sebagai wujud implementasi kurikulum berbasis kompetensi dan penguatan keterampilan vokasional.

Selanjutnya, pada 4 Februari 2026 digelar pembacaan manakib Syekh Abdul Qadir Jailani yang diikuti oleh dewan guru dan jamaah Nurul Kamal. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan tradisi amaliah nahdliyah yang selama ini menjadi identitas sekolah.

Pada puncak harlah, Jumat pagi (13/2/2026), dilaksanakan ziarah muasis dan khataman Al-Qur’an sebanyak 47 majelis. Puluhan majelis tersebut melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar sebagai bentuk doa bersama untuk keberkahan lembaga dan para pendirinya.

Malam harinya, kegiatan ditutup dengan sholawat bersama Majelis Ta’lim Wad Da’wah Ar-Riyadh yang menghadirkan suasana religius penuh kekhusyukan. Kehadiran Majelis Ar-Riyadh menjadi momentum istimewa, mengingat undangan yang telah direncanakan sejak lama baru dapat terealisasi pada puncak harlah ke-20 ini.

“Harapannya, dengan pelaksanaan sholawat ini keberkahan untuk sekolah bisa kita raih. Selain itu, penguatan keimanan, ketakwaan, dan amaliah harus terus kita tanamkan di tengah perkembangan zaman yang bisa menggerus karakter,” tegas Imron.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkutat pada aspek akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan karakter. Arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dinilai berpotensi mengikis nilai-nilai moral apabila tidak diimbangi dengan pendidikan spiritual yang kuat.

Karena itu, kegiatan keagamaan seperti haul, manakib, khataman Al-Qur’an, dan sholawat bersama harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan.

“Sekolah tidak boleh lengah terhadap perubahan zaman. Nilai-nilai amaliah nahdliyah harus tetap menjadi fondasi pembentukan generasi berkarakter,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan MWCNU, Ketua LP Ma’arif, PCNU Kabupaten Malang, serta sejumlah tokoh dan akademisi yang sebelumnya mendampingi proses sertifikasi ISO sekolah. Kehadiran mereka memperkuat dukungan kelembagaan terhadap transformasi mutu pendidikan yang tengah dijalankan SMK NU Sunan Ampel.

Peringatan dua dekade ini menegaskan bahwa SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo tidak hanya konsisten merawat tradisi spiritual, tetapi juga serius membangun kualitas pendidikan yang terukur, profesional, dan berkelanjutan. Sinergi antara nilai keagamaan dan standar mutu internasional menjadi pijakan kuat menuju sekolah vokasi yang unggul dan berdaya saing global.Dua dekade SMK Nusa bertumbuh berdaya bermakna

Penulis : nes

Berita Terkait

Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang
Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka
Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik
Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya
Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal
Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI
Bupati Sanusi Hadiri PKKMB Mahasiswa Universitas Kepanjen
Jalan Rabat Beton Pringgodani Rampung, Warga Gelar Tasyakuran

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 18:18 WIB

Satlantas Polres Pasuruan Bagikan Hadiah Dalam Tangka HUT Polantas

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page