Dorong SMK Naik Kelas ke Level Global, LP Ma’arif NU Malang Tegaskan Strategi Terukur dan Berbasis Industri

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Workshop yang dilaksanakan SMK NuSa Poncokusumo

Ket foto. Workshop yang dilaksanakan SMK NuSa Poncokusumo

Malang, pendoposatu.id — Upaya mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki daya saing internasional terus diperkuat melalui langkah strategis yang terencana dan berbasis kebutuhan industri global. Hal ini mengemuka dalam Workshop Pengembangan SMK menuju Reputasi Internasional yang digelar di Aula SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Selasa (21/4/2026).

Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I (Prof. Amka) menegaskan bahwa transformasi SMK menuju level global harus dimulai dari fondasi internal yang kuat melalui evaluasi diri yang objektif dan menyeluruh.

“SMK tidak bisa langsung berbicara internasional jika belum mengenali dirinya sendiri. Evaluasi diri menjadi kunci untuk memetakan kekuatan, kelemahan, sekaligus membaca kompetitor di tingkat nasional dan global,” tegas Prof. Amka.

Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut harus menjadi dasar dalam menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan sekolah. Target internasional, menurutnya, harus dirancang secara bertahap dan realistis, minimal dalam jangka waktu lima tahun.

“Kalau sudah tahu posisi kita, maka arahkan ke kompetitor internasional. Dari situ disusun perencanaan yang konkret dan terukur agar capaian global bukan sekadar wacana,” imbuhnya.

Dalam rilis tersebut, Prof. Amka juga menekankan pentingnya penguatan kemitraan atau link and match dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), baik di dalam maupun luar negeri.

“Kerja sama dengan industri tidak boleh hanya simbolik. Harus berbasis kebutuhan nyata industri global agar lulusan SMK benar-benar siap kerja,” ujarnya.

Pemetaan kebutuhan industri internasional dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan kurikulum dan kompetensi siswa selaras dengan perkembangan dunia kerja global.

Salah satu poin penting yang disorot adalah penguasaan bahasa asing sebagai prasyarat utama menembus pasar internasional. Prof. Amka mendorong setiap SMK memiliki pusat bahasa yang dikelola secara profesional.

Baca Juga :  Banjir Rendam 50 KK di Pakis, BPBD Kabupaten Malang Gerak Cepat Tangani Luapan Sungai Saptorenggo

“Ke depan, SMK harus memiliki pusat bahasa internasional sebagai unit khusus, bukan sekadar kegiatan tambahan. Ini investasi utama untuk menyiapkan lulusan yang mampu berkomunikasi lintas negara,” tegasnya.

Empat bahasa prioritas yang harus dikembangkan meliputi Bahasa Inggris, Arab, Mandarin, dan Jepang, sebagai bahasa strategis dalam komunikasi global.

Selain kompetensi teknis dan bahasa, aspek karakter menjadi perhatian serius. Prof. Amka menilai dunia kerja internasional menuntut standar tinggi dalam hal disiplin, etika, dan profesionalisme.

“Tidak ada toleransi untuk ketidakdisiplinan di level internasional. Siswa harus dibentuk menjadi pribadi yang tepat waktu, menghargai orang lain, dan memiliki komitmen profesional sejak di bangku SMK,” jelasnya.

Kepala SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Imron Sya’roni, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari strategi institusional dalam memperkuat reputasi sekolah sebagai lembaga pendidikan kejuruan unggulan.

“Kami ingin membangun keunggulan kompetitif sekolah melalui kurikulum, budaya, dan layanan pembelajaran yang mengacu pada standar internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh elemen sekolah didorong memiliki komitmen bersama untuk mengimplementasikan konsep tersebut dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut, SMK NU Sunan Ampel akan memperluas jejaring kerja sama internasional. Dalam waktu dekat, delegasi sekolah dijadwalkan melakukan penjajakan kerja sama ke China.

“Bulan Juni nanti, tim kami akan ke China untuk membuka peluang kerja sama pendidikan dan industri, termasuk pengembangan kelas berbasis internasional,” ungkap Imron.

Saat ini, kerja sama telah terjalin dengan Jepang. Ke depan, sekolah menargetkan perluasan kemitraan ke sejumlah negara strategis.

“Tahun ajaran 2026–2027 kami menargetkan kerja sama dengan empat negara, di antaranya China, Korea, Singapura, serta kawasan Timur Tengah dan Afrika,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Jombok–Tangkilpait Ditangani Tuntas, PU Bina Marga Pastikan Akses di Desa Pait Kini Lebih Aman

Program kerja sama tersebut mencakup pertukaran pelajar dan guru, rekrutmen tenaga kerja, hingga kolaborasi manajemen pendidikan lintas negara.

Melalui penguatan strategi berbasis evaluasi, kemitraan global, penguasaan bahasa, serta pembentukan karakter, SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari SMK berstandar internasional.

Workshop iyang m nghadirkan dua narasumber diikuti oleh seluruh pimpinan dan guru dan staf ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan bahwa seluruh langkah pengembangan berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan globalisasi pendidikan kejuruan.

Penulis : nes

Berita Terkait

Ujian Meritokrasi di Balik Pelantikan JPT Pratama Kabupaten Malang
Nelayan Sendang Biru Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Hiu Paus, DKP Malang Tegaskan Status Dilindungi
Pelantikan JPT Pratama Malang Disorot: Dugaan Rekayasa Jabatan hingga Indikasi KKN Mencuat
Uji Kompetensi JPT Pratama Malang Disorot Keras: Diduga Hanya Formalitas, Sarat Kepentingan dan “Titipan”
Timor Leste Incar Produk Malang, Skema Impor hingga Rencana Bangun Pabrik Mulai Dibahas
Bupati Malang Tegas: Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Pelanggar Siap Berhadapan dengan APH
Pelantikan Pejabat Pemkab Malang Disorot, Isu “Nama Titipan” JPT Pratama Menguat Jelang Pengumuman
Halal Bihalal dan Pengajian Akbar di Donomulyo, Bupati Malang Ajak Warga Perkuat Iman dan Doa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:25 WIB

Dorong SMK Naik Kelas ke Level Global, LP Ma’arif NU Malang Tegaskan Strategi Terukur dan Berbasis Industri

Selasa, 21 April 2026 - 16:11 WIB

Ujian Meritokrasi di Balik Pelantikan JPT Pratama Kabupaten Malang

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Pelantikan JPT Pratama Malang Disorot: Dugaan Rekayasa Jabatan hingga Indikasi KKN Mencuat

Kamis, 16 April 2026 - 14:16 WIB

Uji Kompetensi JPT Pratama Malang Disorot Keras: Diduga Hanya Formalitas, Sarat Kepentingan dan “Titipan”

Rabu, 15 April 2026 - 09:59 WIB

Timor Leste Incar Produk Malang, Skema Impor hingga Rencana Bangun Pabrik Mulai Dibahas

Senin, 13 April 2026 - 16:44 WIB

Bupati Malang Tegas: Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Pelanggar Siap Berhadapan dengan APH

Senin, 13 April 2026 - 00:09 WIB

Pelantikan Pejabat Pemkab Malang Disorot, Isu “Nama Titipan” JPT Pratama Menguat Jelang Pengumuman

Minggu, 12 April 2026 - 12:23 WIB

Halal Bihalal dan Pengajian Akbar di Donomulyo, Bupati Malang Ajak Warga Perkuat Iman dan Doa

Berita Terbaru

Ket foto. Pelantikan JPT Pratama dan beberapa administrator, Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang

Kabupaten Malang

Ujian Meritokrasi di Balik Pelantikan JPT Pratama Kabupaten Malang

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:11 WIB

Oknum Jukir Kayutangan Kota Malang

Kota Malang

Tarif Parkir Ganda, Dishub Malang Panggil Oknum Jukir

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:25 WIB

Oplus_16908288

Pengumuman berita kehilangan

PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK

Senin, 20 Apr 2026 - 15:06 WIB