Bupati Malang Halal Bihalal Dengan Warga Donomulyo Dibalut Pengajian Akbar

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, HM Sanusi saat memberikan sambutan di halal bihalal dan pengajian umum di Kecamatan Donomulyo (Foto: Seno pendoposatu.id)

Bupati Malang, HM Sanusi saat memberikan sambutan di halal bihalal dan pengajian umum di Kecamatan Donomulyo (Foto: Seno pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id — Ribuan jamaah memadati kawasan depan Masjid Baitun Nur, Dusun Krajan Kulon, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (11 April 2026), dalam kegiatan Pengajian Umum dan Halal Bihalal 1 Syawal 1447 H yang menghadirkan penceramah kondang K.H. Anwar Zahid. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.41 WIB itu berjalan khidmat, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat.

Ketua panitia, Ustadz Ahmad Affandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi kehadiran para ulama, jajaran pemerintah daerah, Muspika Donomulyo, hingga seluruh jamaah. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dalam majelis taklim menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Alhamdulillah, kita dipertemukan dalam keadaan sehat. Terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah. Semoga keikhlasan kita menghadiri majelis ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Bupati Malang, Sanusi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Purworejo dan seluruh panitia atas terselenggaranya pengajian akbar ini. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat keimanan masyarakat.

“Semoga seluruh jamaah yang hadir dirahmati Allah SWT, diberi kesehatan, umur panjang, rezeki yang melimpah, dan dimudahkan untuk menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.

Dalam suasana Halal Bihalal, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk meningkatkan doa dan rasa syukur di tengah berbagai dinamika global yang berdampak pada kehidupan ekonomi.

“Kita harus memperbanyak doa, istighfar, dan sholawat. Apa pun yang terjadi di dunia ini adalah takdir Allah SWT. Dengan mendekatkan diri kepada-Nya, insyaAllah kita diberi kemudahan dan dijauhkan dari kesulitan,” tegasnya.

Sementara itu, dalam Mauidzoh Hasanah, K.H. Anwar Zahid menyampaikan pesan keagamaan yang menyejukkan sekaligus menggugah kesadaran spiritual jamaah. Ia menekankan pentingnya menjaga keimanan dan rasa syukur sebagai fondasi kehidupan.

“Syukur dan iman adalah pondasi yang kuat. Jika kita mampu mensyukuri nikmat Allah, hidup kita tidak akan mudah goyah,” tuturnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan agar semangat ibadah yang telah dibangun selama bulan Ramadan tidak luntur setelah Hari Raya. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan ibadah menjadi kunci ketakwaan.

“Jangan sampai setelah Ramadan kita kembali lalai. Walaupun bukan bulan puasa, semangat ibadah harus tetap dijaga,” pesannya.

Kepala Desa Purworejo, Jiran, turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Malang dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap pengajian ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini memberikan kebaikan bagi kita semua dan semakin mempererat kebersamaan warga,” ucapnya.

Dari sisi pengamanan, Kapolsek Donomulyo, Gunawan Marsudi, mengungkapkan bahwa pengamanan melibatkan 9 personel Polsek, 4 personel Koramil, 15 anggota Linmas, serta sekitar 100 personel Banser. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat di wilayah Donomulyo.(Nes)

Penulis : nes

Berita Terkait

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi
Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang
Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka
Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik
Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh
Aktifitas Usaha Di Bendungan Lahor Dipertanyakan Legalitasnya
Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan
Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 September 2026 - 12:28 WIB

Camat Bantur Bahas Ketahanan Informasi Pada FGD Bersama DPRD Kabupaten Malang

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 17:05 WIB

Boyong 480 Mahasiswa ke Desa, Kampus III UNITRI Wagir Hidupkan Ekonomi Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 02:21 WIB

Pemkab Dorong Inovasi Dan Kemandirian Pangan Fakultas Pertanian UNITRI

Berita Terbaru

Ilustrasi rute koridor II bus trans Jatim (Foto: Seno pendoposatu.id)

Jawa Timur

Warga Kepanjen Tunggu Trans Jatim Koridor II Beroperasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:35 WIB

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page