Musprov FORKI Jatim Memanas, Puluhan Perguruan Kota Dan Kabupaten Walk Out

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Musprov Forki di Hotel Tunjungan Surabaya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Suasana Musprov Forki di Hotel Tunjungan Surabaya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Spread the love

SURABAYA, pendoposatu.id – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Timur (Jatim) yang diselenggarakan pada Minggu (19 April 2026) di Hotel Tunjungan Surabaya diwarnai ricuh.

Pasalnya, dalam pelaksanaan Musprov tersebut dalam pemilihan Ketua FORKI Jatim tersebut diwarnai adanya aksi Walk Out puluhan perguruan dan pengurus FORKI Kota/Kabupaten yang memiliki hak suara.

Aksi walk out atau aksi meninggalkan tempat untuk memulai pemogokan tersebut dilakukan akibat adanya beberapa peserta Musprov yang terlihat memaksakan diri untuk bisa mengusung kandidat calon ketua mereka, yakni J. Koento untuk memberikan dukungan suaranya.

Ketua FORKI Kabupaten Gresik, Rokim mengaku kecewa dengan pelaksanaan Musprov tersebut. Karena, dalam rapat pleno banyak keputusan yang dinilai merugikan. “Sebenarnya tahapan pendaftaran sudah berjalan, dan hanya ada satu kandidat yang telah menjalani semua tahapan,” katanya.

Rokim menjelaskan, dalam tahapan pendaftaran itu, mantan atlet karate Jawa Timur, Purwanto yang telah resmi mendaftar sebagai calon Ketua FORKI Jatim periode 2026–2030 dengan membawa 35 surat dukungan, terdiri dari 22 FORKI kabupaten/kota dan 13 perguruan karate di Jawa Timur.

“Beliau (Purwanto) sudah menjalani prosedur pendaftaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh tim penjaringan, sedangkan rivalnya itu (J. Koento) itu tidak mendaftarkan diri, tapi pendukungnya ngotot, dengan mempermasalahkan tim penjaringan itu,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam tahapan pendaftaran calon Ketua FORKI Jatim, Purwanto telah menyarankan berkas ke sekretariat tim penjaringan pada 16 April 2026, dan diterima untuk diverifikasi sesuai tahapan yang berlaku.

Berbeda dengan kandidat J. Koento yang tidak menyerahkan berkas pendaftaran hingga batas waktu yang telah ditetapkan oleh panitia dan tim penjaringan.(Dir)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya
Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen
Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan
Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?
Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis
Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:19 WIB

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen

Selasa, 3 November 2026 - 23:38 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page