Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman 1,29 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp966 Juta

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ribuan batang rokok ilegal di sita Kantor Bea Cukai Malang

Ket foto. Ribuan batang rokok ilegal di sita Kantor Bea Cukai Malang

Spread the love

 

Malang, pendoposatu.id – Bea Cukai Malang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Pada Sabtu malam, 15 November 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, tim patroli darat bergerak cepat setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan pengiriman rokok tanpa pita cukai melalui sebuah jasa ekspedisi tujuan Malang.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Malang, Johan Pandores, menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini. “Begitu informasi kami terima, tim langsung turun untuk memastikan dan menindaklanjuti. Respons cepat ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Patroli kemudian diarahkan menuju salah satu jasa ekspedisi di Jalan Tegal Mapan, Jalan Raya Pakis Kembar, Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah paket yang dicurigai berisi barang kena cukai tanpa izin.

Hasil pemeriksaan mengungkap pengiriman rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) dari berbagai merek seperti GP, ST16MA, serta beberapa merek lainnya. Total barang bukti mencapai 64.769 bungkus atau 1.294.620 batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai.

“Temuan ini menunjukkan masih tingginya upaya distribusi rokok ilegal melalui jalur ekspedisi. Kami akan terus memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menekan peredarannya,” terang Johan Pandores.

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Malang untuk proses penelitian dan pemeriksaan lanjutan. Dari hasil penindakan tersebut, negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp966.199.320, sementara nilai barang diperkirakan mencapai Rp1.923.198.700.

Bea Cukai Malang menegaskan bahwa operasi seperti ini akan terus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Pengawasan intensif di jalur distribusi, termasuk ekspedisi, disebut sebagai langkah strategis untuk menekan peredaran barang ilegal yang merugikan negara.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di bidang cukai,” pungkas Johan Pandores.

Penulis : nez

Berita Terkait

Laka Tunggal Akibat Tumpahan Minyak Di Jalan Provinsi Kecamatan Muncar
Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis
Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:19 WIB

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen

Selasa, 3 November 2026 - 23:38 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page