Islamic Center Terbengkalai, Kabag Umum Kota Malang Bungkam

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Gedung Islamic Center Kota Malang, Senin 24/06/24.

Penampakan Gedung Islamic Center Kota Malang, Senin 24/06/24.

PENDOPOSATUID, KOTA MALANG– Mega proyek pembangunan Islamic Center senilai 53 miliar di Kota Malang berujung mangkrak. Pasalnya bangunan yang terletak di Kelurahan Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, hingga saat ini masih belum sesuai fungsinya bahkan nampak seperti bangunan kosong tidak terpakai.

Ditanya soal fungsi dan keberlanjutan pengelolaan Islamic Center, Kepala Bagian Umum Kota Malang, Windra Novisari, S.Sos, M.AP, memilih tidak bersuara.

Bahkan, saat tim media pendoposatu.id melakukan liputan di lokasi bangunan Islamic Center dihalangi petugas keamanan yang berjaga.

“Harus ada izin dari bagian umum mas, gak boleh sembarang foto kedalam Bangunan”, ujar Edi.

Sementara itu, Respon berbeda disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin mengatakan bahwa awal rencanan pembangunan sempat ditolak selama 2 Tahun.

Kemudian, Fathol juga mejelaskan, Penolakan tersebut berdasarkan studi dari beberapa Bangunan Islamic Center di banyak Daerah yang tidak berjalan sesuai Fungsinya.

“Sempat kita tolak untuk dibangun, karena diberbagai daerah tidak ada satupun kantor Islamic Center yang dimanfaatkan sesuai fungsi awal, terbuktikan yang di kota malang sampai sekarang tidak berjalan dan tidak dimanfaatkan”, kata Fathol.

Wakil Ketua Fraksi PKB itu kembali menyampikan bahwa, sampai akhirnya Islamic Center tersebut disetujui untuk dibangun , Ia mengutip pernytaan Walikota Saat Itu yakni Sutiaji, yang menyebutkan “pak wali tidak ingin dianggap menjegal programnya Abah Anton”, Lanjut Fathol.

Untuk diketahui, Islamic Center ini dibangun dengan Anggaran pemerintah Daerah Kota Malang mencapai 53 Miliar dan diketahui bahwa Gedung Islamic Center diresmikan Wali Kota Malang Sutiaji pad Rabu (30/12/2020). Hal itu, bersamaan dengan peresmian 2 megaproyek yang lain. Yakni Jembatan Kedungkandang dan gedung Mini Block Office Pemkot Malang.

Baca Juga :  Patroli Malam Bea Cukai Malang Bongkar Peredaran 238 Ribu Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Rp177 Juta

(Penulis : Wendy)

Berita Terkait

Buka Puasa Bersama JMSI Malang Raya Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Media Siber
Mahasiswa UIBU Sabet Medali Emas di Arab Saudi
Pawai Obor Sholawat RW 04 Polehan Meriah, 1.000 Warga Sambut Ramadhan 1447 H dengan Penuh Sukacita
Jelang Seabad NU, Kota Malang Tunjukkan Toleransi Nyata Antar Umat Beragama
Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru