Bulog Perkuat Cadangan Beras Nasional, Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan Tercapai

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Perum Bulog

Ket foto. Perum Bulog

Malang, pendoposatu.id – Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui penguatan sistem logistik, penyerapan hasil panen petani, hingga stabilisasi distribusi pangan di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap target swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menilai keberhasilan swasembada pangan tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan produksi di sektor pertanian. Menurutnya, keberhasilan juga ditentukan oleh kesiapan sistem penyimpanan, distribusi, dan pengelolaan cadangan pangan secara profesional.

“Bulog hadir untuk menjembatani surplus dan defisit, sekaligus memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik hingga tersalurkan kepada masyarakat. Ini menjadi kunci agar swasembada pangan dapat bertahan secara berkelanjutan,” ujar Rizal.

Saat ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang berada di bawah pengelolaan Bulog disebut dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Ketersediaan stok tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasar sekaligus mengantisipasi potensi gejolak distribusi.

Untuk memperkuat peran strategis tersebut, Bulog menjalankan sejumlah program prioritas. Salah satunya melalui optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kebijakan ini diharapkan mampu melindungi harga di tingkat petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.

Selain itu, Bulog juga terus melakukan modernisasi gudang penyimpanan dengan memperluas kapasitas dan meningkatkan kualitas fasilitas penyimpanan.

Langkah ini bertujuan menjaga mutu bahan pangan dalam jangka panjang serta menekan potensi kehilangan hasil panen atau food loss.
Tidak hanya fokus pada pengelolaan beras, Bulog mulai memperkuat cadangan komoditas pangan lain seperti jagung, kedelai, dan bawang. Strategi diversifikasi pangan tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari berbagai sektor.

Baca Juga :  Masih Adakan Rasa Keadilan Di PN Tangerang? Subkontraktor Proyek Kursi BUMN Menanti Keadilan

Di sisi lain, manajemen distribusi juga menjadi perhatian utama. Bulog memastikan aliran pangan dari wilayah surplus menuju daerah defisit berjalan lancar agar ketersediaan pangan tetap stabil. Program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) terus dijalankan guna menjaga harga tetap terkendali di masyarakat.

Bulog juga aktif memperkuat koordinasi bersama Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional guna menyelaraskan data produksi dan kebutuhan pangan nasional. Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diterapkan lebih tepat sasaran dan efektif dalam mendukung ketahanan pangan jangka panjang.

Dengan sinergi antara peningkatan produksi pertanian dan penguatan sistem logistik nasional, Bulog optimistis Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan.

Penulis : nes

Berita Terkait

Pembangunan Puskesmas Bululawang Disorot, Diduga Pengerjaan Tak Sesuai Spek
Wisata Malang Selatan Semakin Aman, 600 PJU Bertenaga Surya Siap Terangi Wisatawan
KPK Kunjungi Kantor Bupati Blitar, Soroti Pengadaan Barang & Jasa, Dana Hibah hingga Realisasi Pokir.
Kontingen Korp Brimob Polri Raih Peringkat 7 Dunia, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Skydiving Asia
Sultan Tazzam Siap Bertarung di NEX Road to Champion, D’Kross Boxing Camp Bekasi Optimistis Raih Kemenangan
Jalan Berlubang Sebabkan Kecelakaan, Pejabat Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp120 Juta
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang
Masih Adakan Rasa Keadilan Di PN Tangerang? Subkontraktor Proyek Kursi BUMN Menanti Keadilan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB