Bupati Malang Resmikan SPPG Desa Kidal, Tegaskan Kualitas Makanan MBG Harus Terjaga

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto. Bupati Malang saat meresmikan vapur Makan Bergizi Gratis di Kidal Tumpang

ket foto. Bupati Malang saat meresmikan vapur Makan Bergizi Gratis di Kidal Tumpang

Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus menguatkan komitmen dalam menyukseskan Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Sabtu (18/10/2025).

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, secara langsung meresmikan beroperasinya SPPG tersebut sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan program MBG di daerah. Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang disediakan bagi para penerima manfaat.

“Kualitas makanan harus menjadi prioritas utama. MBG bukan hanya soal memberi makan, tetapi memberi asupan yang benar-benar bergizi dan aman. Semua prosesnya harus sesuai standar, mulai dari perencanaan menu hingga distribusi,” tegas Bupati Sanusi di hadapan undangan dan perwakilan masyarakat.

Sanusi juga menyampaikan bahwa penyediaan MBG harus mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, guna menghindari potensi keracunan makanan yang kerap terjadi di beberapa daerah lain.

“Kita tidak ingin kasus keracunan terjadi di Kabupaten Malang. Maka dari itu, saya minta semua pihak terlibat disiplin dan bertanggung jawab penuh dalam setiap tahap proses,” ujar Bupati Malang.

SPPG yang diresmikan ini merupakan bagian dari target pembangunan 233 unit SPPG di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Hingga Oktober 2025, telah berdiri 82 unit, dan 76 di antaranya telah beroperasi aktif.

Bupati Sanusi juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, program MBG di Kabupaten Malang telah berhasil menjangkau lebih dari 231.483 penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa PAUD, TK/KB, SD, SMP, SMA/SMK/SLB, serta Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita.

“Ini adalah kerja bersama. Kita libatkan BGN, UMKM, BUMDes, dan semua elemen untuk jadi bagian dari penyedia MBG. Saya berharap tidak hanya kuantitas, tapi kualitas gizi benar-benar diperhatikan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Off Road Lereng Gunung Kawi Berakhir di Lembah Indah Malang, Bupati Sanusi Dorong Jadi Wisata Minat Khusus

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, Pemerintah Kabupaten Malang juga telah membentuk Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 400.5.7/4072/SJ tertanggal 25 Juli 2025.

Selain itu, Pemkab Malang juga mendorong penyediaan lahan dan dapur pinjam pakai MBG berdasarkan Surat Edaran Nomor: 500.12/2119/SJ, yang menjadi pedoman bagi daerah dalam menyediakan infrastruktur pendukung SPPG.

Upaya optimalisasi program MBG juga dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor. Pemkab Malang aktif menjalin koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Kepala SPPG Kabupaten Malang, pelaku UMKM, serta BUMDes yang berperan sebagai supplier makanan bergizi gratis.

“Semua harus saling mendukung. Ini bukan pekerjaan satu instansi saja, tapi kerja kolektif demi masa depan generasi yang sehat dan cerdas,” pungkas Bupati Sanusi.

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru