Penanganan Berita Hoax dan Balap Liar Menjadi Pembahasan Pada Jumat Curhat di Pondok Pesantren Baitul Mukhlasin Pakis

- Redaksi

Sabtu, 6 Januari 2024 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, didampingi oleh pejabat utama Polres dan Pengasuh Pondok Baitul Mukhlasin saat giat Jumat Curhat

Foto : Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, didampingi oleh pejabat utama Polres dan Pengasuh Pondok Baitul Mukhlasin saat giat Jumat Curhat

PENDOPOSATU.id, Kab. Malang – Polres Malang kembali menggelar program ‘Jumat Curhat’. Kegiatan dua arah tersebut berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Baitul Mukhlasin, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (5/1/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, yang didampingi oleh pejabat utama Polres dan Pengasuh Pondok Baitul Mukhlasin.

Menurut AKBP Putu, forum Jumat Curhat merupakan inisiatif Polres Malang untuk merespons dan menanggapi permasalahan serta aspirasi masyarakat.

Selain itu, pihaknya bersama Polsek jajaran terus menjaga silaturahmi dengan Pondok-pondok pesantren dan tokoh agama di wilayah Kabupaten Malang.

“Tujuan menjalin silaturahmi dengan tokoh agama ialah tidak lain memohon doa supaya tugas kami Kepolisian menjaga harkamtibmas dapat berjalan dengan lancer” ucap Kapolres Malang

“Tentunya kami juga membutuhkan dukungan dari Gus Yahya sebagai tokoh agama yang memimpin Pondok Pesantren Baitul Mukhlasin,” ungkap AKBP Putu

Dalam forum Jumat Curhat tersebut, beberapa permasalahan dibahas, termasuk penanganan berita hoax. KH M Yahya, pengasuh Pondok Baitul Mukhlasin, menyampaikan pendapatnya terkait berita hoax serta perilaku balap liar yang meresahkan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, AKBP Putu Kholis mengungkapkan bahwa Polres Malang telah menindaklanjuti berita hoax dengan memberikan pesan baik melalui media sosial maupun sosialisasi yang disampaikan secara berkala oleh Satbinmas Polres Malang dan Polsek jajaran.

Tujuannya agar masyarakat dapat lebih berhati-hati, cerdas, dan menelusuri kebenaran berita sebelum menyebarkannya.

Terkait balap liar, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan razia berkala terhadap pemuda-pemuda yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Lebih lanjut, Polres Malang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Malang untuk mewadahi aspirasi penyaluran bakat melalui pembentukan ‘Kanjuruhan 2+ Street Race.’

“Kanjuruhan 2+ Street Race merupakan bukti kami mewadahi pelaku balap liar untuk bertanding secara legal, sehingga tidak merugikan masyarakat lain yang menggunakan jalan,” jelas AKBP Putu.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Malang Tahan Oknum Kades di Malang, Modus Bisa Bebaskan Warga Kasus Perjudian

Kapolres juga menyinggung tentang Pemilu 2024, di mana Polres Malang bersama Polsek jajaran menyatakan sikap netralitas dan tidak memihak siapapun. Pihaknya memohon bantuan kepada para ulama dan tokoh agama untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Kami akan tetap berjalan bersama dengan ulama dan tokoh agama guna memelihara stabilitas keamanan wilayah hukum Polres Malang,” pungkasnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Baitul Mukhlasin, KH M Yahya, berharap Polri khususnya Polres Malang menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional serta senantiasa bersikap responsif terhadap keluhan, aduan dan laporan masyarakat.

Pihaknya juga meminta anggota Polri menjunjung tinggi sikap sopan dan santun dalam berinteraksi dengan warga masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, KH M Yahya juga mengapresiasi langkah Polres Malang dalam melokalisir balap liar di Kabupaten Malang dengan menggagas ajang balap di stadion Kanjuruhan.

Hal ini dinilai sebagai solusi yang sangat relevan karena telah mewadahi hobi remaja penyuka adu kecepatan motor namun tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Dalam bertugas agar mengedepankan kejujuran dan amanah serta bersikap tegas namun tetap harus dilandasi sopan santun, mampu mengendalikan emosi dengan baik. Lebih dekat dengan masyarakat, lebih humanis melayani masyarakat, lebih profesional menangani kasus,” tutur KH M Yahya. (Red)

Penulis : Dudung

Editor : Suseno

Sumber Berita : Humas

Berita Terkait

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik
Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan
Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan
Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol
Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026
Pondok Ramadhan MAN 1 Pasuruan 2026 Perkuat Karakter Religius Siswa Lewat Kajian Kitab hingga Khotmil Qur’an
Gus Ipul Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim Gabung Koperasi Desa Merah Putih
Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru