Pasuruan, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp4 miliar dari APBD Tahun 2026 untuk rehabilitasi dan pemeliharaan sembilan gedung kantor milik Pemkab Pasuruan. Program ini dilaksanakan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan dan ditujukan untuk meningkatkan kelayakan serta fungsi pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Susanti Edi Peni, melalui Kabid Penataan Bangunan, Hario Hartoko, menegaskan bahwa rehabilitasi tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur perkantoran tahun ini.
“Tahun 2026 ini kami akan melakukan rehabilitasi terhadap sembilan gedung kantor milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Salah satunya termasuk fasilitas tempat persalinan pondok,” ujar Hario Hartoko, Jumat (30/1/2026).
Adapun sembilan gedung yang masuk dalam daftar rehabilitasi dan pemeliharaan tersebut meliputi Kantor Kelurahan Kalirejo Bangil, Kantor Kecamatan Purwosari, Kantor Kecamatan Pandaan, Pendopo Kabupaten Pasuruan, pemeliharaan Gedung Dispora dan Pramuka, pemeliharaan Gedung KB, pemeliharaan sarana dan prasarana Kantor Imigrasi, penataan skap rumah dinas Bupati Pasuruan, serta fasilitas tempat persalinan pondok.
Namun demikian, Hario mengakui bahwa khusus untuk gedung tempat persalinan pondok, hingga saat ini belum dilakukan survei teknis secara menyeluruh.
“Untuk gedung pondok persalinan memang masih belum kami survei. Nantinya akan ditindaklanjuti sesuai hasil kajian teknis di lapangan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa total anggaran yang disiapkan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 miliar, seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan Tahun Anggaran 2026.
“Kami berharap dengan anggaran yang tersedia, seluruh proses rehabilitasi gedung Pemkab Pasuruan di sembilan titik ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” pungkas Hario Hartoko.
Program rehabilitasi ini diharapkan mampu menunjang efektivitas kerja perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. (dul)
Penulis : Dul











