Kunjungi TPS 3R di Temas, KD Sampaikan Komitmennya Dalam Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Baik

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Calon Walikota Batu, Kris Dayanti saat megamati hasil olahan sampah TPS 3R Temas.

Foto : Calon Walikota Batu, Kris Dayanti saat megamati hasil olahan sampah TPS 3R Temas.

PENDOPOSATU.ID, Kota Batu – Pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah di era modern harus memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses daur ulang dan mengurangi timbunan sampah.

Hal itu disampaikan Calon Walikota Batu, Kris Dayanti (KD) saat mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah dengan teknik Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, pada Jumat siang (27/9/2024).

“Inovasi teknologi seperti mesin penghancur plastik atau alat pengomposan otomatis bisa membantu TPS 3R bekerja lebih efisien. Kita harus berani berinvestasi di bidang ini demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” kata Kris Dayanti

Calon Walikota Batu dari PDI Perjuangan ini menambahkan, bahwa kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah 30% di rumah dan 70% persen di kelurahan merupakan modal penting menjaga efektivitas pengelolaan sampah itu sendiri.

“Komitmen saya dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Batu”, tegas KD

Dukungan dan perhatian terhadap isu lingkungan menjadi salah satu prioritas dalam visinya untuk memajukan Kota Batu sebagai kota yang hijau dan lestari.

Kunjungan ini, bertujuan untuk meninjau secara langsung proses pengelolaan sampah serta berdiskusi mengenai upaya optimalisasi sistem pengolahan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu Lurah Temas, Adi Santoso, ST, yang juga berperan aktif dalam pengembangan TPS 3R di wilayahnya menyebut bahwa pengelolaan sampah di TPS 3R cukup komprehensif.

“Sampah juga perlu dilakukan pemrosesan, sampah yang dapat diolah dapat dikirim ke pabrik, limbah tidak bisa diolah akan dibakar dan sampah dapat diolah akan dibuat menjadi kompos,” jelas lurah Adi

Menurutnya, selain pemilahan sampah anorganik, pemanfaatan sampah organik juga digunakan untuk pakan Maggot hingga bahan-bahan kerajinan olahan dari sampah.

Baca Juga :  Begini Pesan Dewan Pers Pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

“Maggot merupakan hewan pengurai yang memakan sampah basah seperti sisa makanan, buah, dan sayur. Maggot juga memiliki fungsi sebagai pakan ternak (ayam dan lele),” ujar Lurah.

Pengelolaan tersebut menjadi investasi besar bagi masyarakat Temas sendiri. Sebab sampah-sampah dari limbah plastik, kaca, dan besi dapat meraup pundi-pundi rupiah bernilai jual sekitar 1,2 – 2 juta rupiah dalam sekali angkut.

“Hingga pada puncaknya, penghasilan terbesar mencapai 15 juta di bulan Januari 2024 lalu,” kata Lurah.

Penulis : Dudung

Berita Terkait

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim
TP PKK Bakorwil III Malang Dukung Malang Megapolitan Dan Penguatan Ekonomi Selatan Jatim
Bakorwil Malang Ajak TP PKK Jadi Penggerak Menuju Malang Megapolitan Dan Katalisator Pembangunan Selatan Jatim
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Apel Akbar Depan Alun-alun Tugu Malang
Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru Sebagai Katalisator Pembangunan Dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan
Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Meningkat
Begini Pesan Dewan Pers Pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru