Gubernur Jatim bersama Wabup Malang dan TNI AU Tebar 1.544 Kg Benih Tanaman di Kawasan Gunung Arjono-Welirang Melalui Aeroseeding

- Redaksi

Jumat, 26 Januari 2024 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH melakukan penebaran benih melalui udara (Aeroseeding)

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH melakukan penebaran benih melalui udara (Aeroseeding)

PENDOPOSATU.id, Kab. Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Firman Wirayuda didampingi Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH melakukan penebaran benih melalui udara (Aeroseeding) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Arjuno-Welirang, Kamis (25/1’2024).

Proses aeroseeding dimulai dari Skuadron 4 Wing 2 Landasan Udara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang ditandai dengan penyerahan benih Mahoni oleh Gubernur Khofifah kepada Marsma TNI Firman Wirayuda yang kemudian dilanjutkan dengan Aeroseeding menggunakan pesawat Cassa TNI AU dari ketinggian sekitar 10 ribu kaki.

Gubernur Khofifah mengatakan, karhutla kawasan Gunung Arjuno-Welirang dan Anjasmoro telah menyebabkan lahan hutan seluas 4.850 hektar terbakar pada 26 Agustus sampai 13 September 2023. Untuk itu, Aeroseeding ini dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan karhutla melalui upaya penghijauan kembali kawasan Gunung Arjuno-Welirang.

“Aeroseeding ini dilakukan untuk daya dukung alam dan keanekaragaman hayati lingkungan kita yang harus terus kita maksimalkan dan dijaga,” ungkap Gubernur Jatim dalam siaran pers.

Sementara benih yang disebar ada 1.544,4 kg yang terdiri dari 26 jenis benih yang disiapkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jatim yang juga bersinergi dengan para pihak, serta BPBD Jatim. Detail rekapitulasi benihnya antara lain Mahoni dengan volume 720 kg, Durian 162 kg, Nangka 113 kg, Asam 102 kg, Kaliandra 76,50 kg, Gliricidia 75 kg, Trembesi 72 kg, dan Alpukat 40 kg.

Selanjutnya Kenitu dengan volume 30 kg, Cover Crop 30 kg, Sengon Buto 24 kg, Genitri 20 kg, Gmelina 17 kg, Flamboyan 15 kg, Lamtoro 12,50 kg, Maesopsis 10,50 kg, Mangga 7 kg, Makadamia 6,50 kg, Kemiri 4 kg, Tanjung 2 kg, Randu 1,25 kg, Kedawung 1 kg, Mimba 1 kg, Saga 1 kg, Akye 0,65 kg, dan Mindi 0,50 kg.

Baca Juga :  Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

Lebih lanjut Khofifah memaparkan, upaya revitalisasi bersama ini juga tertuang dalam Surat Edaran yang ditujukan kepada para Bupati/Walikota, Pimpinan BUMN/BUMD/BUMS serta Lembaga Masyarakat pegiat lingkungan pada tanggal 31 Januari 2022 tentang ikut andil dalam pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis dan ekosistem mangrove di Jawa Timur.

“Sebelum proses Aeroseeding, pemulihan ekosistem melalui jalur darat telah dilakukan dengan penanaman 17.500 pohon cemara dan eucalyptus di atas lahan seluas 32,50 hektar” jelasnya

“Aksi ini melibatkan Relawan Tahura, Masyarakat Peduli Api, Pecinta Alam, dan masyarakat setempat. Kedepannya juga akan dilakukan aksi serupa yang didukung oleh PT. Pelabuhan Indonesia seluas 25 hektar” terang Khofifah

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Landasaran Udara Abdulrachman Saleh Marsma TNI Firman Wirayuda didampingi Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH

Penebaran benih via udara menjadi ikhtiar Pemprov Jatim melalui BPBD untuk menjaga keanekaragaman hayati di kawasan setempat. Dengan harapan, struktur vegetasi dan habitat satwa di wilayah tersebut akan serupa dengan sebelum terjadi kebakaran. Metode ini pun digunakan mengingat lanskap penaburan benih yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Dengan ini kita kembalikan tanaman yang sesuai dengan topografi daerah, topografi tanah, dan wilayah supaya benih-benih ini memulihkan kondisi wilayah sebelum karhutla terjadi,” jelas Khofifah.

Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Firman Wirayuda menyatakan dukungannya terhadap upaya reforestasi ini. Ia optimis bahwa wilayah terdampak karhutla akan kembali hijau dan lestari sehingga mendatangkan manfaat bagi Jawa Timur.

“Penanggulangan dari kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga perlu melalui udara, kami sangat mendukung upaya dan sinergi bersama ini. Kami percaya niat yang baik akan memberikan hasil yang baik sehingga hutan jawa timur kembali hijau dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ucapnya (Red)

Penulis : Dudung

Editor : Santoso

Sumber Berita : Humas

Berita Terkait

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana
Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026
Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan
Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti
Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas
Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan
Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB