Bongkar Ratoon Jadi Senjata Percepat Swasembada Gula, Produktivitas Tebu Nasional Digenjot dari Malang

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, Perwakilan Kementrian Dan Lembaga, Direktur Operasional PT.Sinergi Gula Nusantara Dan Dinas Pertanian Dan Perkebunan Pemprov Jatim Saat Giat Bongkar Ratoon Di Desa Putukrejo Kecamatan Gondanglegi (Foto: Seno)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, Perwakilan Kementrian Dan Lembaga, Direktur Operasional PT.Sinergi Gula Nusantara Dan Dinas Pertanian Dan Perkebunan Pemprov Jatim Saat Giat Bongkar Ratoon Di Desa Putukrejo Kecamatan Gondanglegi (Foto: Seno)

 

MALANG, pendoposatu.id – Upaya mempercepat swasembada gula nasional kembali diperkuat melalui pelaksanaan panen dan tanam tebu serentak dalam Program Bongkar Ratoon Tebu di Kabupaten Malang, Kamis (18/6/2026). Program ini diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk mendongkrak produktivitas lahan tebu rakyat yang selama ini mengalami penurunan akibat usia tanaman yang tidak lagi optimal.

Peremajaan tanaman tebu melalui bongkar ratoon dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki kualitas bahan baku industri gula nasional. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi gula dalam negeri.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi penting sebagai salah satu sentra produksi gula terbesar di Indonesia. Karena itu, peningkatan produktivitas tebu harus menjadi agenda bersama antara pemerintah, perusahaan, dan petani.

“Jawa Timur merupakan salah satu tulang punggung produksi gula nasional. Program bongkar ratoon yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sektor pergulaan nasional melalui peremajaan tanaman, penggunaan bibit unggul, dan penerapan budidaya yang lebih baik,” tegas Khofifah.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi gula nasional, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani tebu di berbagai daerah.

Komitmen serupa disampaikan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Abdul Roni Angkat. Ia menilai produktivitas tebu rakyat harus segera ditingkatkan mengingat kebutuhan gula nasional terus mengalami kenaikan setiap tahun.

“Tanaman tebu yang telah mengalami penurunan produktivitas perlu diremajakan agar potensi hasil dapat kembali optimal. Kementerian Pertanian akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan benih unggul, pendampingan teknis, serta program penguatan budidaya yang berorientasi pada peningkatan produksi,” ujarnya.

Baca Juga :  Difitnah Terus Soal Dugaan Korupsi, Abah Gun : Itu Sengaja Diciptakan Agar Masyarakat Tidak Bersimpati

Sementara itu, Direktur Operasional PT Sinergi Gula Nusantara, Kuntoro Boga Andri, menyebut keberhasilan program bongkar ratoon tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, PT SGN terus memperkuat produktivitas sektor pergulaan melalui penyediaan benih unggul, pendampingan budidaya, penguatan kemitraan petani, hingga penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi produksi.

“Panen dan tanam tebu serentak ini merupakan bagian dari upaya PT SGN dalam memperkuat produktivitas lahan, meningkatkan kualitas bahan baku, dan mendukung target swasembada gula nasional. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani menjadi fondasi utama untuk membangun industri gula yang lebih kuat dan berdaya saing,” kata Kuntoro.

Program bongkar ratoon menjadi salah satu langkah transformasi sektor pergulaan nasional yang saat ini terus didorong pemerintah.

Selain meningkatkan hasil panen, program tersebut juga diharapkan mampu mempercepat modernisasi budidaya tebu, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta menciptakan industri gula yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Sebagai subholding gula PTPN Group, PT Sinergi Gula Nusantara saat ini mengonsolidasikan puluhan pabrik gula yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Melalui program transformasi usaha dan penguatan kemitraan dengan petani tebu rakyat, perusahaan tersebut menjadi salah satu ujung tombak pemerintah dalam mewujudkan target swasembada gula nasional yang berkelanjutan.

Hadir pada acara Bongkar Ratoon e Desa Putukrejo Gondanglegi, Bupati Malang, HM Sanusi beserta jajarannya, Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu, perwakilan Kementrian Pertanian RI dan para petani tebu.(NES)

Penulis : nes

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru