Ketua GAPEMBI Malang Raya Ingatkan Mitra SPPG Soal Audit Keuangan dan Standar Limbah MBG

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua GAPEMBI Malang raya, Djoni Sudjatmiko saat diwawancara awak media usai rapat kerja anggota GAPEMBI

Ket foto. Ketua GAPEMBI Malang raya, Djoni Sudjatmiko saat diwawancara awak media usai rapat kerja anggota GAPEMBI

Malang, pendoposatu.id – Ketua GAPEMBI Malang Raya, Djoni Sudjatmiko, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang disiplin dan pengawasan limbah dapur dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu disampaikan saat pelatihan dan rapat kerja anggota GAPEMBI Malang Raya di Ocean Garden Resto, Kota Malang, Selasa (12/5/2026).

Dalam forum tersebut, para mitra SPPG mendapat pembekalan mengenai tata kelola anggaran, standar operasional, hingga pengelolaan lingkungan yang menjadi bagian penting dalam pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

Djoni menjelaskan, sistem pengelolaan dana pada dapur SPPG menggunakan mekanisme cash basis sehingga seluruh pengeluaran harus tercatat jelas dan tidak boleh melebihi anggaran yang tersedia.

“Dana yang turun dari BGN itu harus dijaga penggunaannya. Tidak boleh sampai minus dalam setiap periode. Kalau sampai ada kekurangan anggaran saat pemeriksaan, maka mitra yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, kontrol belanja harian menjadi faktor utama agar pengelolaan dapur tetap sehat dan sesuai aturan. Sebab, temuan audit akibat pengeluaran berlebih dapat berdampak langsung kepada mitra pelaksana.

“Belanja harus dijaga setiap hari. Jangan sampai lebih besar dari pagu yang sudah ditetapkan,” ujar Djoni.

Selain menyoroti pengelolaan keuangan, GAPEMBI juga memberikan perhatian serius terhadap sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada dapur catering penyedia MBG.

Djoni menerangkan, limbah minyak dan bau menjadi dua aspek utama yang diawasi dalam operasional dapur SPPG. Karena itu, proses penyaringan limbah harus dilakukan sejak di area dapur hingga masuk ke IPAL.

“Minyak harus dipisahkan dari air. Limbah berat juga harus tersaring sejak awal supaya air yang keluar sudah bersih,” katanya.

Ia mengakui limbah catering tetap memiliki potensi menimbulkan bau. Namun, hal tersebut wajib dikendalikan agar tidak memicu polusi lingkungan di sekitar lokasi dapur.

Baca Juga :  Anggota DPRD Malang Hanta Serap Aspirasi Warga RW 15 Kalirejo, Fokus Perbaikan Paving dan Pelengsengan Kali Sumber Waras

“Yang harus dijaga itu minyak dan bau limbahnya. Ini menjadi perhatian penting dari BGN,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Djoni memastikan GAPEMBI terus mendampingi para mitra SPPG, termasuk membantu mitra yang saat ini terkena suspend agar dapat kembali aktif setelah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.

“Kami juga membantu mitra yang terkena suspend supaya bisa aktif kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia sekaligus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui UMKM.

“Program ini sangat baik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM,” ujarnya.

Djoni juga mengajak masyarakat untuk mendukung program MBG dengan memberikan kritik yang membangun demi penyempurnaan pelaksanaan di lapangan.

“Kalau ada kekurangan, silakan dikritik untuk perbaikan program. Tetapi jangan mempermasalahkan programnya, karena ini bagian dari program pemerintah yang harus dijalankan,” pungkasnya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak
Akses Kampung Nelayan Pujiharjo Dibersihkan dan Diperbaiki Jelang Kunjungan Presiden
Bupati Malang Sidak Puskesmas Pakis, Infrastruktur, Keselamatan dan Akses Jalan Menjadi Perhatian 
Bibit Perenang Cilik Dari Malang Bermunculan Siap Jadi Atlet Nasional
Pembangunan Puskesmas Bululawang Disorot, Diduga Pengerjaan Tak Sesuai Spek
Pantai 3 in 1 Banyu Meneng Malang Jadi Primadona Wisatawan, Sajikan Olahraga Air Hingga Kuliner Seafood
Bupati Malang Tinjau Puskesmas Kepanjen, Pelayanan Tetap Maksimal Meski Ruang Terbatas
Fix, Alun-Alun Pemkab Malang Berada Di Kawasan Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Prioritas 2027

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kerusuhan Pantai Wedi Awu, Satu Provokator Segera Menyusul

Minggu, 26 April 2026 - 04:38 WIB

Diskoperindag Pasuruan Genjot UMKM 2026, Fokus Permodalan, Digitalisasi Keuangan, dan Peningkatan Daya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 04:24 WIB

Polemik Kepemilikan Unuba Memanas, PCNU Bangil Tegas Bantah Klaim Sepihak dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

Puluhan Siswa MAN 1 Pasuruan Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Tembus Kampus Top Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

DLH Pasuruan Kucurkan Rp15,2 M untuk Atasi Krisis Sampah 2026

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

Habib Mustofa Alaydrus Gelar Ngunduh Mantu di Bangilan Tuban, Dihadiri Gus Baha, PBNU, dan Ulama Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 20:56 WIB

Warga Kedungringin Desak Pemkab Pasuruan Bangun Jembatan, Banjir Sebulan Tak Kunjung Teratasi

Rabu, 8 April 2026 - 17:07 WIB

Polres Malang Bekuk Pelaku Pembobolan Rumah Saat Warga Salat Id

Berita Terbaru

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat membuka acara peran serta disabilitas

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Fokus Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Disabilitas Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45 WIB