Malang, pendoposatu.id – Bupati Malang, Sanusi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Pakis pada Senin (11/5/2026). Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dari sisi kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fasilitas penunjang pelayanan publik.
Dalam sidak tersebut,
Bupati Malang meninjau langsung kondisi lingkungan puskesmas sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan prioritas yang disampaikan manajemen puskesmas. Sejumlah persoalan infrastruktur menjadi perhatian utama, mulai dari kondisi area parkir hingga kebutuhan pavingisasi halaman yang dinilai mendesak untuk menunjang aktivitas pelayanan kesehatan.
Kepala Puskesmas Pakis, drg. Prima Puspito Rini, mengungkapkan bahwa kondisi geografis di sekitar lokasi puskesmas menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kenyamanan lingkungan pelayanan. Kontur tanah yang bergelombang serta posisi bangunan yang berada di sekitar aliran sungai membuat pembenahan infrastruktur perlu segera dilakukan.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan segera mendapatkan bantuan paving. Kondisi tanah di sini memang bergelombang dan dikelilingi sungai, sehingga perbaikan ini sangat kami harapkan agar pelayanan lebih nyaman,” ujar drg. Prima.
Selain fokus pada pembenahan area internal puskesmas, aspek keselamatan pengguna jalan di depan fasilitas kesehatan juga menjadi sorotan. Lokasi Puskesmas Pakis yang berada di jalur menanjak dinilai rawan, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan jalan umum (PJU).
Karena itu, pihak puskesmas bersama instansi terkait mulai melakukan koordinasi untuk menambah fasilitas penerangan demi meningkatkan keamanan pasien, pengunjung, maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Di tengah kebutuhan pengembangan sarana penunjang, pelayanan kesehatan di Puskesmas Pakis dipastikan tetap berjalan optimal. Setiap hari, jumlah kunjungan pasien tercatat mencapai lebih dari 100 orang dengan dukungan layanan rawat inap sebanyak 20 tempat tidur.
Tak hanya itu, fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD), kamar bersalin, hingga layanan rawat inap 24 jam terus beroperasi penuh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Pakis dan sekitarnya.
“Secara umum fasilitas medis sudah mencukupi. Walaupun terkadang ada antrean karena banyaknya kunjungan, semua tetap terlayani dengan baik,” pungkas drg. Prima.
Penulis : nes











