Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu ruangan kelas SMAN 1 Tumpang yang dijadikan tempat produksi roti non sugar (Foto: Seno pendoposatu.id)

Salah satu ruangan kelas SMAN 1 Tumpang yang dijadikan tempat produksi roti non sugar (Foto: Seno pendoposatu.id)

 

MALANG, pendoposatu.id — Kreativitas siswa SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang dalam mengembangkan produk berbasis potensi lokal mulai membuahkan hasil nyata. Melalui unit usaha sekolah, mereka menghadirkan roti tawar berbahan dasar kentang yang diposisikan sebagai pilihan makanan sehat tanpa gula (no sugar), sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan pendidikan.

Produk ini kini tak lagi sekadar hasil praktik kewirausahaan. Permintaan pasar mulai berdatangan, bahkan dalam skala besar. Untuk peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) mendatang, tim siswa dipercaya memproduksi sekitar 2.200 roti kentang yang akan digunakan dalam kegiatan di Grahadi Surabaya.

Salah satu penggagas, Arifah Alvionita, mengungkapkan bahwa inovasi tersebut lahir dari proses eksplorasi yang berangkat dari pengalaman pribadi, kemudian dikembangkan bersama tim menjadi produk unggulan sekolah.

“Kami mencoba mencari sesuatu yang berbeda dan punya nilai khas. Karena di Tumpang kentang melimpah, akhirnya kami kembangkan menjadi roti tawar yang bisa jadi alternatif makanan sehat,” jelasnya saat diwawancara awak media di salah satu ruangan kelas yang dijadikan tempat produksi, Selasa (28 April 2026).

Dari sisi produksi, proses pembuatan dilakukan secara bertahap dan terukur. Bahan ditimbang sesuai komposisi, diolah hingga adonan mencapai tekstur elastis, lalu difermentasi sebelum dipanggang untuk menghasilkan kualitas roti yang optimal.

Saat ini, produk masih difokuskan pada satu varian utama. Namun, pengembangan terus dirancang untuk memperluas pilihan, termasuk rencana menghadirkan roti dengan berbagai isian dan inovasi olahan lainnya.

Di tengah peningkatan permintaan, tantangan produksi pun tak terhindarkan. Keterbatasan waktu akibat padatnya aktivitas belajar serta minimnya fasilitas menjadi kendala yang harus diatasi.

“Produksi sering dikejar waktu, karena kami tetap harus mengikuti kegiatan sekolah. Selain itu, fasilitas juga masih terbatas,” ungkap Arifah.

Baca Juga :  Festival Kampung Cempluk Jadi Simbol Pelestarian Budaya dan Wisata, Wakil Bupati Malang: Generasi Muda Harus Jadi Motor Promosi

Terobosan ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mampu mencetak pelajar yang adaptif dan produktif. Pemanfaatan bahan lokal seperti kentang menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur
Kas Hartadi Soroti Potensi Pesepak Bola Muda Lawang, Siadi Cup Dinilai Jadi Jalur Menuju Level Profesional
Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka
Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!
Bupati Pasuruan Resmikan Open House Dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu
AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor
Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bupati Malang Minta ASN Tinggalkan Zona Nyaman, Pelayanan Publik dan Kinerja Jadi Tolok Ukur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Akses Jalan Lahor Kembali Dibuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Karang Taruna Kabupaten Malang Siap Dobrak Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Panitia!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

AKBP Muhammad Taat Tinggalkan Polres Malang, Soroti Pengamanan Presiden Hingga Pengungkapan Curanmor

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sekda Malang: Bersih Desa Kedungsalam Bukti Budaya Dan Gotong Royong Tetap Hidup

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:12 WIB

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru