Harga Cabai Pasar Kebonagung Turun Capai Rp.75 Ribu per Kilogram

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pedagang, Suprihatin saat di temui di pasar Kebonagung (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Salah satu pedagang, Suprihatin saat di temui di pasar Kebonagung (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Spread the love

KOTA PASURUAN, pendoposatu.id – Harga cabai rawit merah di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, masih menjadi perhatian pedagang dan masyarakat. Komoditas yang dikenal memiliki harga cukup fluktuatif tersebut kembali mengalami perubahan harga di pasar tradisional.

Seorang pedagang, Suprihatin, mengatakan harga cabai rawit merah yang sebelumnya sempat mencapai Rp.80 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp.75 ribu per kilogram. “Meski minggu lalu harganya Rp80 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi Rp75 ribu per kilogram,” ujar Suprihatin saat ditemui di Pasar Kebonagung.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau relatif stabil, yakni sekitar Rp.60 ribu per kilogram. Untuk sejumlah komoditas lainnya, harga juga masih cenderung stabil. Tomat kecil dijual sekitar Rp.6 ribu per kilogram, sedangkan tomat besar berada di kisaran Rp.12 ribu per kilogram.

Adapun harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan di angka sekitar Rp.35 ribu per kilogram. Fluktuasi harga cabai tersebut membuat pedagang lebih berhati-hati dalam mengambil stok. Suprihatin mengaku hanya membeli pasokan cabai rawit dalam jumlah terbatas dibandingkan hari-hari biasanya. “Sekarang kami mengurangi kulakan karena harganya masih berubah-ubah,” katanya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Mulyono, mengatakan kondisi harga sejumlah komoditas di pasar belum sepenuhnya kembali normal.

Menurutnya, sebelumnya harga sejumlah kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan cukup drastis, terutama bertepatan dengan momentum perayaan Maulid.

“Komoditas pasar belum normal kembali. Sebelumnya, saat hari perayaan Maulid, memang sempat mengalami kenaikan yang cukup drastis,” ujar Mulyono, Jum’at (4 September 2026).

Pemerintah daerah melalui Disperindag Kota Pasuruan terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas di pasar tradisional, termasuk cabai, untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.(Dul)

Berita Terkait

Upaya Pemkab Tulungagung Pertahankan Kualitas Tembakau Gagang Rejeb Lewat Alokasi DBHCHT
DBHCHT 2026 Rp1,5 Miliar Diserap, Dinas PUPR Tulungagung Garap Perbaikan Jalan
Bakorwil Malang Gagas Malangopi Fest 2026 Bangkitkan Kejayaan Kopi Malang
Nostalgia Malang Classic Meriahkan HUT ke-81 Jawa Timur, Dukung Ekonomi Kerakyatan dan Pelestarian Budaya
‎Gerindra Tanam 1.000 Pohon Dan Santuni Anak Yatim Dalam Gerakan Indonesia Asri
Aset Hibah 13 Hektare Kampus IV UIN Malang di Turen Dipersoalkan, DPRD Minta Pemkab Bertindak
DPRD Kabupaten Malang Sepakat Batasi Sound Horeg, Zia Ulhaq: Tak Perlu Perda Baru
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Dinsos Tulungagung Perkuat Validasi Data Penerima BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Upaya Pemkab Tulungagung Pertahankan Kualitas Tembakau Gagang Rejeb Lewat Alokasi DBHCHT

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:15 WIB

DBHCHT 2026 Rp1,5 Miliar Diserap, Dinas PUPR Tulungagung Garap Perbaikan Jalan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Bakorwil Malang Gagas Malangopi Fest 2026 Bangkitkan Kejayaan Kopi Malang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Nostalgia Malang Classic Meriahkan HUT ke-81 Jawa Timur, Dukung Ekonomi Kerakyatan dan Pelestarian Budaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Aset Hibah 13 Hektare Kampus IV UIN Malang di Turen Dipersoalkan, DPRD Minta Pemkab Bertindak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:39 WIB

DPRD Kabupaten Malang Sepakat Batasi Sound Horeg, Zia Ulhaq: Tak Perlu Perda Baru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Dinsos Tulungagung Perkuat Validasi Data Penerima BLT DBHCHT 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

BLK Tulungagung Gunakan DBHCHT Untuk Pelatihan Barista Dan Desain Grafis

Berita Terbaru

Pelaksana dan peserta UPA Batch ke-2 DPC Peradi Kabupaten Malang (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

PERADI Kabupaten Malang Gelar UPA 2026 Batch ke-II

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page