APPSI Kabupaten Malang Fokus Benahi Pasar Tradisional, Rahmat Kartala Prioritaskan Rehabilitasi Dan Daya Saing

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang, Rahmat Kartala, Dan Pembina APPSI, Mahrus Sholeh (Foto: Seno Pendoposatu)

Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang, Rahmat Kartala, Dan Pembina APPSI, Mahrus Sholeh (Foto: Seno Pendoposatu)

MALANG, pendoposatu.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Malang menegaskan komitmennya memperkuat pasar tradisional agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital. Kepengurusan baru di bawah Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang, H. Rahmat Kartala, memprioritaskan rehabilitasi pasar, penguatan organisasi, serta memperjuangkan program yang berpihak kepada pedagang.

Rahmat Kartala menegaskan, amanah memimpin APPSI bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk mengembalikan peran pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

“Ini adalah amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan membangun komunikasi dengan pedagang, pengelola pasar, pemerintah daerah hingga pemerintah pusat agar berbagai program benar-benar dirasakan pedagang pasar,” tegas Rahmat Kartala, Minggu (19 Juli 2026).

Menurutnya, kondisi pasar tradisional di Kabupaten Malang saat ini membutuhkan perhatian serius. Lesunya aktivitas perdagangan harus dijawab dengan pembenahan fasilitas dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar.

“Prioritas kami adalah mendorong rehabilitasi pasar agar lebih layak, bersih, nyaman, aman, dan menarik sehingga masyarakat kembali memilih berbelanja di pasar tradisional,” ujarnya.

Selain memperjuangkan perbaikan fisik pasar, APPSI Kabupaten Malang juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah guna menghadirkan berbagai program pemberdayaan pedagang dari pemerintah pusat.

Pembina APPSI Kabupaten Malang, H. Makhrus Sholeh, menilai tantangan terbesar pasar tradisional saat ini datang dari perubahan pola belanja masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital. Karena itu, organisasi harus hadir dengan program nyata yang mampu meningkatkan daya saing pasar.

“Persaingan sekarang sangat berat karena e-commerce berkembang sangat cepat. Pasar tradisional harus terus berbenah menjadi lebih bersih, rapi, aman, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini,” kata Makhrus.

Baca Juga :  Kepala Bakorwil Malang, Pasar Murah Bukti Komitmen Pemprov Jatim Menjaga Stabilitas Harga

Ia meminta kepengurusan baru segera membangun organisasi yang solid hingga tingkat pasar dan menyusun program kerja jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang yang dapat diimplementasikan secara nyata.

Makhrus juga menilai masih ada wilayah di Kabupaten Malang yang membutuhkan pembangunan pasar baru mengingat luas wilayah mencapai 33 kecamatan dengan sekitar 34 pasar tradisional yang ada saat ini.

“Kami akan menyerap aspirasi masyarakat. Jika memang ada wilayah yang membutuhkan tambahan pasar, tentu akan kami perjuangkan bersama pemerintah agar akses masyarakat terhadap pasar tradisional semakin mudah,” ungkapnya.

APPSI Kabupaten Malang menargetkan organisasi menjadi wadah perjuangan pedagang sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Melalui kepengurusan baru, berbagai kebutuhan pedagang diharapkan dapat diperjuangkan, mulai dari peningkatan fasilitas, kualitas pengelolaan pasar, hingga program pemberdayaan yang mampu meningkatkan daya saing pasar tradisional di era digital.(Nes)

Penulis : Ones

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif
Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Digitalisasi Produk
Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM
Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim
Disperindag Kabupaten Malang Percepat Revitalisasi Pasar Lewat APBN
Dani Agung Resmi Pimpin Karang Taruna Kota Malang, Ini Gebrakannya
300 Personel Dikerahkan Polres Malang Guna Pengamanan Kunjungan Presiden
HKTI Kabupaten Malang Siap Perkuat Sinergi Petani, Fokus Kawal Pupuk Subsidi Dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:20 WIB

Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:18 WIB

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Digitalisasi Produk

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:56 WIB

Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:54 WIB

Disperindag Kabupaten Malang Percepat Revitalisasi Pasar Lewat APBN

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:00 WIB

Dani Agung Resmi Pimpin Karang Taruna Kota Malang, Ini Gebrakannya

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:00 WIB

300 Personel Dikerahkan Polres Malang Guna Pengamanan Kunjungan Presiden

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:42 WIB

HKTI Kabupaten Malang Siap Perkuat Sinergi Petani, Fokus Kawal Pupuk Subsidi Dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Ruas Jalan Wilayah Desa Sutojayan - Wonokerso Pakisaji Setelah Pembangunan Rehabilitasi Jalan (Foto: Seno Pendoposatu)

Kabupaten Malang

Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:56 WIB

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar dan Pedagang Kali Lima Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Malang, Laili Aliyah (Foto: Seno Pendoposatu)

Kabupaten Malang

Disperindag Kabupaten Malang Percepat Revitalisasi Pasar Lewat APBN

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:54 WIB